Berita Palembang
H+2 Lebaran Pedagang Sayur di Pasar Tradisional Sudah Kembali Berjualan
Hari kedua lebaran atau H+2, Rabu (4/5/2022) sejumlah pedagang di sejumlah pasar tradisional di Palembang sudah kembali berjualan seperti biasa.
Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hari kedua lebaran atau H+2, Rabu (4/5/2022) sejumlah pedagang di sejumlah pasar tradisional di Palembang sudah kembali berjualan seperti biasa.
Terlihat pedagang sayuran, ayam, ikan dan pedagang kelontongan juga menggelar dagangannya seperti biasa.
Hanya saja sejumlah barang yang dijual pedagang khususnya sayur dan produk segar seperti ikan harganya masih tetap tinggi meski tidak setinggi seperti sebelum lebaran.
Elmi pedagang sayur di Pasar Satelit Sako Perumnas mengatakan sudah berjualan kembali seperti biasa sejak H+1 lebaran karena barang dagangannya masih banyak jadi rusak dan busuk saja kalau terlalu lama libur lebaran.
Dia mengatakan terpaksa menjual sayurnya dengan harga lebih murah dibanding modalnya karena sayur yang ada sebagian besar sisa stok sebelum lebaran namun kondisinya masih bisa dikonsumsi dan layak.
Sebab jika dia masuk sayur baru lagi makan sayur lama tidak akan laku dan semakin rugi besar.
"Kalau sayur dari Pagaralam sudah ada di pasar Induk Jakabaring tapi ini menghabiskan stok lama dulu baru ambil stok baru," ujarnya.
Hanya sayur segar lokal saja yang dia jual untuk sayuran baru yakni kangkung dan bayam karena di dapat dari petani di Palembang dan baru tadi pagi diambil dari kebunnya.
Harga kangkung dan bayar juga masih tinggi Rp 4 ribu per ikat. Jika hari biasanya kangkung dijual Rp 2 ribu per ikat bahkan jika menjelang pasar tutup ada pula pedagang yang menjual dengan harga Rp 1000 per ikat.
Elmi mengatakan mau tidak mau menjual sayur ini dengan harga mahal karena memang modalnya mahal.
Buncis yang dia jual dibandrol Rp 24 ribu per kg dari semula Rp 25 ribu per kg sebelum lebaran. Wortel dijual Rp 10-12 ribu per kg dari semula harga Rp 16 ribu , kentang Rp 15 ribu per kg dari semula harga Rp 20 ribu per kg.
Sawi pahit dijual Rp 16 ribu per kg dari semula Rp 20 ribu per kg, oyong dijual Rp 12 ribu per kg dari semula Rp 15-20 ribu per kg. Terong lalap bulat dijual Rp 15 ribu per kg dari semula Rp 20 ribu per kg.
"Terpaksa jual murah menghabiskan stok dulu agar tidak busuk," tambahnya.
Sementara itu harga cabai merah terpantau dijual pedagang Rp 10-12 ribu per 250 gram. Cabai rawit Rp 7 ribu per 250 gram atau Rp 28 ribu per kg. Harga ini juga turun dibanding sebelum lebaran yang mencapai lebih dari Rp 50 ribu per kg untuk cabai merah.
Bawang merah dibandrol Rp 7-10 ribu per 250 gram atau Rp 28-40 rini per kg tergantung kualitas dan ukuran bawang. Semakin bagus dan besar ukuran bawang merah maka harganya semakin mahal. Sementara itu bawang putih terpantau normal harganya yakni Rp 7000 per 250 gram atau Rp 28 ribu per kg. Tomat dibandrol Rp 8 ribu per kg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Elmi-pedagang-sayur-di-Pasar-Setelit-Sako-Perumnas.jpg)