Berita Viral
VIRAL Diduga Rentenir Tagih Utang ke Keluarga Pengutang yang Meninggal, Larang Jenazah Dimandikan
Media Sosial dihebohkan dengan kejadian seorang wanita yang diduga rentenir menagih hutang kepada orang yang sudah meninggal dunia. seorang rentenir y
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri
TRIBUNSUMSEL.COM- Media Sosial dihebohkan dengan kejadian seorang wanita yang diduga rentenir menagih utang kepada orang yang sudah meninggal dunia.
Biasanya, salah satu kebiasaan masyarakat setiap ada orang yang meninggal dunia, sebelum mandi, salah seorang keluarga mengumumkan terkait utang si mayat.
Hal itu dilakukan agar keluarga yang meninggal itu terbebas dari utang.
Namun kejadian tagih menagih utang ini dirasakan juga oleh seorang rentenir yang secara tiba-tiba datang melarang jenazah yang hendak dimandikan lantaran masih memiliki sejumlah utang yang belum dibayar.
Video yang tengah ramai diperdebatkan itu lantas viral dan tersebar diberbagai akun media sosial, salah satunya akun @Lambe_turah.
Video ini seketika menuai perhatian luas dari warganet.
Baca juga: VIRAL Kisah Gadis 16 Tahun Dinikahi Pria 55 Tahun, Suami Pernah Menikah 8 Kali, Kenal dari Facebook
Baca juga: Heboh Jenazah Pria Diangkut Pakai Ojek Motor, Diduga Ambulans Rusak, Bupati Sampai Minta Maaf
Diduga seorang rentenir tiba-tiba datang ke rumah pria yang baru saja meninggal dunia dan hendak dimandikan.
Rentenir itu memaksa menagih hutang kepada pihak keluarga jenazah dan tidak memperbolehkan Jenazah dimandikan.
Tetapi saat ditanya mengenai bukti hutang tersebut, si rentenir tidak memiliki bukti yang bisa ia tunjukkan.
Mengutip keterangan dari konten yang diunggah, video ini semula diunggah Facebook dengan nama akun Arnida Putri Bungsu.
Tampak video tersebut menunjukkan keributan yang terjadi di sebuah rumah.
"Seorang rentenir datang melarang jenazah dimandikan, mengaku almarhum punya hutang tapi tidak ada tanda bukti,” tulis Arnida Putri Bungsu sebagai caption unggahannya, Selasa (26/4/2022).
Peristiwa tersebut menjadi kisruh hingga sesosok pria terlihat marah-marah karena tak terima ditagih oleh seorang wanita yang diduga rentenir untuk segera membayar utang si jenazah.
Terdengar suara pria tersebut menyebutkan kalimat.