Pembacokan di Palembang

BREAKING NEWS: Pembacokan di Palembang Dekat Pasar Cinde, Seorang Pria Dibacok Disiram Air Keras

Pembacokan di Palembang dekat Pasar Cinde. Seorang pria menjadi korban pembacokan serta penyiraman air keras.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Pembaokan di Jalan Jenderal Sudirman dekat Pasar Cinde. Seorang warga menunjukkan lokasi pembacokan disertai penyiraman air keras terhadap seorang pria di Jalan Jendral Sudirman dekat Pasar Cinde Palembang, Rabu (27/4/2022) dini hari. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pembacokan di Palembang dekat Pasar Cinde. Seorang pria menjadi korban pembacokan serta penyiraman air keras di Jalan Jendral Sudirman dekat Pasar Cinde Palembang, Rabu (27/4/2022) dini hari.

Korban saat ini korban menjalani perawatan intensif di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

Romi (31) saksi mata menuturkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.40 WIB.

Dikatakannya, ada sekitar 20 motor dan satu unit mobil yang mendatangi korban saat sedang duduk di kursi trotoar lokasi kejadian.

"Pelakunya itu rombongan, mungkin lebih dari 30 orang," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Romi saat itu sedang bertugas jaga malam di sebuah rumah makan dekat lokasi kejadian.

Awalnya dia tidak tahu bahwa peristiwa yang dilihatnya tersebut adalah tindak kejahatan.

Romi mengira, keramaian yang terjadi disebabkan adanya kecelakaan antar pengendara.

Namun ketika melihat seorang pria turun dari mobil sembari mengeluarkan senjata tajam diduga pedang dan langsung mengarahkannya ke tubuh korban, seketika itu Romi menyadari bahwa apa yang terjadi adalah tindak kejahatan.

"Terus ada juga orang yang pakai motor, menyiram air keras ke korban," ucapnya.

Berdasarkan keterangan yang Romi dengar, korban bersama kedua temannya saat itu berbonceng tiga sedang dalam perjalanan hendak membeli makanan sahur.

Saat korban didatangi rombongan pelaku, kedua temannya langsung lari menyelamatkan diri.

"Motornya tidak hilang, ada kami selamatkan. Tapi kunci kontaknya sudah tidak tahu dimana," ujarnya.

Lanjut dikatakan, peristiwa itu berlangsung dengan cepat.

Setelah melihat korban terkapar tak berdaya, rombongan pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian.

"Saya sama orang-orang disini, Teman-teman dia juga langsung bawa korban ke rumah sakit. Soalnya kondisi dia sudah parah," ucapnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved