Berita Selebriti

Farhat Abbas Komentari Pembunuh Begal Jadi Tersangka: Dia Pembela Diri Bukan Pembunuh

Farhat Abbas kemudian mengomentari kasus yang menjerat Murtade soal begal yang terbunuh.

Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Kharisma Tri Saputra
Instagram/@farhatabbasofficial
Farhat Abbas mengomentari kasus yang menjerat Murtade soal begal yang terbunuh, Kamis (14/4/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Beberapa hari ini kasus begal tengah viral di media sosial.

Dikarenakan pelaku pembunuhan menghabisi pelaku begal yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Pria tersebut yang menjadi tersangka bernama Murtae alias Amaq Sinta.

Pembelaan melawan begal malah berbuntut panjang.

Bukannya mendapat pertolongan Murtade malah menjadi tersangka.

Tapi sekarang Murtade sudah bebas dari jeratan tersangka.

Farhat Abbas kemudian mengomentari kasus yang menjerat Murtade soal begal yang terbunuh, kamis(14/4/2022).
Farhat Abbas kemudian mengomentari kasus yang menjerat Murtade soal begal yang terbunuh, kamis(14/4/2022). (Ig Farhat Abbas)

Farhat Abbas kemudian mengomentari kasus yang menjerat Murtade,dilansir instagram farhatabbas Kamis (14/4/2022).

"Membela diri tidak salah itu akan jadi alasan pembenar dan pemaaf buat pembela diri tersebut, dia disebut sebagai pembela diri, bukan pembunuh, mengenai pasal pidana dan protes pidannya memang harus dilalui," tulis farhatabbas.

"Namanya juga persamaan hak dan kewajiban dihadapan hukum, apapun keputusan hakim tentu ada yang meringankan dari yang memberatkan, tapi insya allah akan dibebaskan, apresiasi kepada Polri dalam penanganan ini," tulisnya.

Dikatakan Farhat Abbas agar masyarakat jangan salah duga.

"Masyarakat jangan salah duga, siapapun pelaku dan alasan apappun, kasus korbannya mati wajib diproses hukum demi keadilan dan kepastian hukum, saya pernah menjadi pengacara seorang yang menabrak orang gila yang nyebrang jalan tol, tetap diproses hukum dan bebas," tulisnya.

Baginya tak ada diproses jika ditabrak orang gila.

'Jangan salah duga sama polri, sebagai negara demokrasi, Polri berusaha mengedepankan ham selama pondasi buat Polri dan Indonesia," tulisnya.

Salam pun disampaikan Farhat Abbas atas proses hukum yang tengah dilakukan.

"Salam pandai buat polri dan indonesia, salam juga buat pahlawan pembasmi begal sebentar lagi kamu akan meredeka kembali anggap proses hukum sebagai pencuci dosa," tulisnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved