Berita Pagaralam

Sudah Ditembak dan Dikejar, Langkah Tauke Kopi di Pagaralam Gagalkan Perampokan

Seorang Tauke Kopi, Alpian Madra (51) warga Kota Pagar Alam berhasil menggagalkan perampokan atas dirinya oleh empat orang pemotor.

Dokumentasi Polisi
Kolase Tribunsumsel.com: Tampak terduga pelaku yang hendak melakukan aksi perampokan dan kendaraan yang bannya ditembak menggunakan tembak paku. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PAGAR ALAM-  Seorang Tauke Kopi, Alpian Madra (51) warga Tebat Giri Indah Kota Pagar Alam nyaris menjadi korban perampokan. 

Aksi tersebut dicurigai oleh Alpian saat melihat empat orang tak dikenal mengendarai dua motor dengan pakaian lengkap jaket dan helm tertutup mondar-mandir didepan gudang kopi miliknya di Jalan Raya Pagar Alam-Bengkulu dusun Pagar Gading Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam Sumatera Selatan, Jumat (8/4/2022).

Kecurigaan Alpian terbukti saat dirinya mengambil uang Rp150 juta rupiah di salah satu Bank BUMN Cabang Pagar Alam dihari yang sama sekira pukul 14.00 WIB.  

Keempat orang tersebut terus mengikuti dirinya yang mengendarai mobil pick up Mitsubishi L 300. 

Salah seorang dari mereka menembakkan senjata (yang belum tahu jenis apa) kearah ban mobil sebelah kiri bagian belakang, beruntung tidak berhasil mengemboskan ban.  

Merasa khawatir, Alpian memacu pick up nya dan mengarahkannya ke Kantor Polisi Sektor (Polsek) Pagar Alam Utara Polres Pagar Alam yang memang berada pada jalur pulang Alpian.

"Saya mulai curiga saat dua motor yang dikendarai empat orang tersebut sudah tiga kali mondar-mandir didepan gudang kopi milik saya, dan benar saja, setelah saya mengambil uang di BRI tiba-tiba mereka muncul dan terus mengikuti saya," jelas Alpian.

Alpian juga memperlihatkan keberadaan pengendara motor tertangkap rekaman CCTV yang terpasang digudang kopi miliknya.

Selain itu Alpian juga menunjukkan ban mobil yang sudah ditembus kawat penyanggah payung dibagian pinggir.

Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono. SIK, MH melalui Kasatreskrim AKP Najamudin SH saat dikonfirmasi awak media Senin (11/4/22) menghimbau agar pihak bank dan nasabah untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan transaksi terutama dalam jumlah besar.

"Khusus kepada nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar harus berhati-hati dan jangan sungkan untuk meminta pengawalan polisi. Kami bisa melakukan pengawalan dan tidak dipungut biaya atau gratis. Pasalnya hal itu sudah menjadi tugas kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat," katanya. 

Ditambah Najamudin, selain menghimbau  bank terutama bagian keamanan dan pengawasan, untuk selalu mengawasi situasi lingkungan bank tempatnya berjaga dan nasabah, pihaknya juga akan lebih mengintensifkan anggotanya untuk berpatroli terutama menjelang Idul Fitri 1443 H.

Baca juga: Viral Dinas Dikbud Pagaralam Anggarkan Rp 1,3 Miliar Beli 3 Komputer, Ini Penjelasan Kadis Dikbud

Dimana transaksi, baik di bank-bank maupun tempat bisnis lainnya diperkirakan akan mengalami peningkatan yang tentukan akan berpotensi menimbulkan kejahatan seperti coper dan perampokkan.

"Kami harap pihak keamanan Bank harus lebih peka membaca situasi lingkungan bank tempatnya dan mengawasi jika ada gerak gerik orang yang mencurigakan, segara melapor ke polisi.  Kami juga akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyakat Pagar Alam dan terus mengintensifkan patroli utamanya menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H," tutupnya (SP/WAWAN)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved