Berita Nasional

Kondisi Tolikara Papua Usai Diguncang Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 5,1, BMKG Angkat Bicara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat pada Jumat, 8 April 2022 pukul 19.32 WIB gempa tektonik mengguncang wilayah Tolikara, Papua.

Editor: Slamet Teguh
Istimewa via Tribunnews
Ilustrasi gempa bumiKondisi Tolikara Papua Usai Diguncang Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 5,1 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bencana alam kini kembali terjadi di Indonesia.

Kali ini, hal tersebut terjadi Papua.

Kejadian tersebut ialah berupa gempa tektonik.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat pada Jumat, 8 April 2022 pukul 19.32 WIB gempa tektonik mengguncang wilayah Tolikara, Provinsi Papua.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Magnitudo 4,9,"kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Jumat malam.

Menurut Bambang, episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,28 derajat Lintang Selatan, 138,96 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 57 kilo meter arah Timur Laut Tolikara, Papua pada kedalaman 48 kilo meter.

Lanjut dia, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik zona Pegunungan Tengah Papua.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),"ujarnya.

Dia mengatakan gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Wamena dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu)

Baca juga: Bakal Segera Dimekarkan, Kenali 3 Nama Provinsi Baru di Papua yang Jadi Polemik

Baca juga: Kondisi Terkini di Papua, Usai KKB Bakar 16 Rumah Warga, Diduga Sebagai Upaya Balas Dendam

Selanjutnya, Timika dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,"katanya.

Hingga pukul 20.03 WIB, kata dia, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Bambang mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Bambang meminta masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG).

Kemudian, website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Gempabumi Tektonik Magnitudo 5,1 Guncang Tolikara Papua, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami.

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved