Arti Kata

Arti Klitih Adalah, Istilah yang Masuk Trending di Google, Aksi Kejahatan Remaja di Yogyakarta

Arti Klitih Adalah, Istilah yang Masuk Trending di Google, Aksi Kejahatan Remaja di Yogyakarta

Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
Tribunsumsel
Arti Klitih Adalah, Istilah yang Masuk Trending di Google, Aksi Kejahatan Remaja di Yogyakarta 

TRIBUNSUMSEL.COM - Istilah Klitih atau tindak kejahatan jalanan kembali menjadi tranding di mesin pencarian Google hari ini Selasa, (5/4/2022).

Klitih fenomena yang kerap terjadi pada Daerah Istimewa Yogyakarta

Terbaru aksi klitih ditimpa oleh seorang remaja bernama Dafa Adzin Albasith (18) tewas setelah terkena sabetan benda tajam pada Minggu (3/4/2022) dini hari.

Aksi kejahatan jalanan anak anggota DPRD Kebumen itu berlokasi di Jalan Gedongkuning, Kota Yogyakarta.

Korban yang berasal dari Kebumen merupakan siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

Apa itu Klitih

Dilansir dari Kompas.com, klitih berasal dari bahasa jawa yang ada dalam kamus Bahasa Jawa SA Mangunsuwito yang artinya tidak berdiri tunggal, tetapi merupakan kata ulang dari 'klithah-klithih'.

Kata tersebut berarti berjalan bolak-balik dengan bingung.

Pakar Bahasa Jawa sekaligus Guru Besar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Pranowo, mengartikan klithih sebagai keluyuran tidak jelas dan tidak tentu arah.

Kata ini juga bisa bermakna bolak-balik, mondar-mandir, dan pontang-panting.

Baca juga: Engku Emran Menikah Lagi, Laudya Chynthia Bella Kuak Sifat Asli Mantan Suami, Ternyata Tak Mesra?

Baca juga: Warga Jambi Diteror Mirip Klitih di Yogya, Gerombolan ABG Ayunkan Pedang ke Warga di Jalanan

Sejarah Klitih

Klitih yang sebenarnya tidak mempunyai makna negatif, merupakan istilah yang digunakan untuk beberapa gerombolan muda-mudi yang sedang nongkrong.

Namun, kata tersebut kini merujuk pada kekerasan di kalangan remaja atau pelajar di Yogyakarta.

Klitih kini mempunyai arti sebagai kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah remaja atau pelajar di Yogyakarta.

Tindak kekerasan tersebut berupa penyerangan terhadap masyarakat tanpa alasan yang jelas.

Baru-baru ini, klitih terjadi lagi di Yogykarta akibat adanya perekrutan anggota geng baru.

Geng ini mengharuskan calon anggotanya melakukan 'klitih' atau kekerasan terhadap orang-orang di jalan dengan cara membacok, memukul, menusuk yang bisa berakibat kematian.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved