Berita PALI Serasi Nia

RKPD PALI Fokus Utamakan Beberapa Aspek, Serap Aspirasi Masyarakat

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) PALI menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menentukan RKPD PALI 2023, Rabu (9/3/2022)

SRIPOKU/REIGAN
Wabup PALI, Drs H Soemarjono saat menandatangani berita acara hasil Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten PALI Tahun 2023, Rabu (9/3/2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-- Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Drs H Soemarjono menegaskan bahwa pembangunan di Bumi Serepat Serasan mengacu kepada beberapa aspek yang berasal dari usulan masyarakat.

Sebagai gerak cepat untuk menentukan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten PALI Tahun 2023 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) PALI menggelar Forum Konsultasi Publik di ruang rapat kantor Bupati PALI, km. 10 kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Rabu (9/3/2022) .

Wabup PALI, Drs. H. Soemarjono berharap agar pembangunan di Kabupaten PALI, disertakan usulan dan masukan dari tokoh adat, tokoh masyarakat, pelaku media, serta seluruh pihak.

"Sehingga, pembangunan PALI, berdasarkan usulan masyarakat. Untuk itulah, pada hari ini digelar Forum Konsultasi Publik," ungkap Wabup Soemarjono usai memimpin konsultasi publik bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI, juga turut diikuti oleh camat, tokoh masyarakat, dan sejumlah LSM yang ada di kabupaten PALI, Rabu.

Kepala Bappeda kabupaten PALI, Ahmad Jhoni menerangkan bahwa dasar dari pelaksanaan Forum Konsultasi Publik, yakni berdasarkan Permendagri Nomor 86 tahun 2017.

Sehingga, dalam forum tersebut bertujuan untuk menyerap saran dan masukan yang disampaikan oleh camat, desa maupun tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten PALI. 

Menurutnya, terkait perencanaan pembangunan harus ada masukan dan usulan desa dan kecamatan serta harus selaras dengan perencanaan pembangunan Pemerintah Provinsi dan perencanaan pembangunan pemerintah pusat. 

"Hal ini semua, tentu harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan masyarakat lewat Forum Konsultasi Publik. Nantinya akan dituangkan dalam RPJMD," beber Ahmad Jhoni.

Lebih lanjut, pria yang juga ketua Federasj Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten PALI, itu juga menerangkan bahwa dalam RKPD tahun 2023, Pemkab PALI akan fokus pada pemulihan ekonomi, pengentasan kemiskinan, stunting, infrastruktur pelayanan dasar, serta pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. 

Baca juga: Sirkuit Brimob di PALI Bersolek Sambut Kedatangan 80 Offroader Tanah Air

Ia juga menerangkan, seluruh rencana pembangunan di Kabupaten PALI, harus masuk dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

"Rencana pembangunan harus masuk dalam SIPD, sehingga pembangunan on the track, agar konsisten dan komitmen," pungkasnya.  (SP/REIGAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved