Berita Muratara
24 Bayi dan 6 Ibu Meninggal Saat Persalinan Selama 2021 di Muratara, Ini Penyebabnya
Jumlah kematian bayi dan ibu saat di persalinan di Kabupaten Muratara tahun 2021 cukup banyak.
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Sebanyak 24 bayi dan 6 ibu meninggal saat persalinan dalam kurun waktu tahun 2021 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Muratara, dr Henny usai seminar kegawatdaruratan maternal dan neonatal di Aula Siti Rahma Muara Rupit, Kamis (17/2/2022).
"Data kita tahun 2021, angka kematian bayi saat persalinan berjumlah 24 orang, kalau ibu ada 6 orang," kata dr Henny.
Menurut dia, mayoritas bayi meninggal saat persalinan karena mengalami kelainan napas.
Sementara ibu meninggal saat persalinan kebanyakan disebabkan karena pendarahan.
"Kebanyakan bayinya meninggal karena kelainan nafas, sedangkan ibunya meninggal biasanya karena pendarahan," ujar Henny.
Ia menegaskan seminar kegawatdaruratan maternal dan neonatal bagi para bidan ini bukan karena ada kasus yang viral di medsos baru-baru ini.
Sebagaimana diketahui, belum lama ini ada dua kasus persalinan di Muratara yang berakhir pada kematian bayi.
Pertama kasus ibu hamil digotong menggunakan tandu melewati jalan berlumpur dari dusun pelosok hendak ke Puskesmas.
Kedua kasus ibu hamil melahirkan di dalam mobil saat di perjalanan dari Puskesmas menuju rumah sakit di ibukota kabupaten.
Dari dua kasus tersebut, bayi yang dilahirkan semuanya meninggal, namun ibunya sehat.
"Oh tidak, tidak, bukan karena itu. Kita memang mengadakan kegiatan ini untuk memberikan refresh ilmu tentang kegawatdaruratan maternal dan neonatal sebagai bekal pelayanan di Puskesmas," terangnya.
Henny mengatakan seminar ini terlaksana atas kerjasama dengan Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau.
Baca juga: Polisi Lacak Nomor HP Hoirina, Ibu Muda Asal Muratara Hilang di Lubuklinggau
Kegiatan seperti ini, kata dia, memang tidak dilaksanakan secara rutin setiap tahun, namun diharapkan ada rumah sakit yang bersedia bekerjasama kedepannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/angka-kematian-bayi-dan-ibu-saat-melahirkan-di-muratara.jpg)