Seputar Islam
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar Lengkap Bacaan Niat Mandi Latin Arab dan Terjemahan
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Lengkap Bacaan Niat Mandi Latin Arab dan Terjemahan
Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
TRIBUNSUMSEL.COM - Dalam Islam, ada beberapa hal yang mengharuskan orang mandi wajib sebelum bisa melakukan ibadah.
Salah satunya adalah ketika seorang perempuan setelah haid atau menstruasi.
Berikut Tata cara mandi wajib setelah haid yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam.
Membaca niat mandi wajib
Bacaan mandi wajib untuk perempuan yang sudah selesai dari masa haidnya bisa melakukan mandi wajib untuk bisa kembali melakukan ibadah.
Berikut niat setelah masa haid:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
(Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala)
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Mandi Wajib Bagi Wanita
Tata cara mandi bagi wanita, dibedakan antara mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas.
Untuk tata cara mandi junub bagi wanita, sama dengan tata cara mandi bagi laki-laki, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas.
Hanya saja, wanita yang mandi junub dibolehkan untuk menggelung rambutnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ummu Salamah, beliau bertanya:
“Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang gelungan rambutnya besar. Apakah aku harus membuka gelungan rambutku ketika mandi junub?”
Beliau menjawab: “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu menyela-nyelai kepalamu dengan air tiga kali, kemudian guyurlah kepala dan badanmu dengan air, sehingga kamu telah suci.” (HR. Muslim no. 330).