Jelang Pilpres 2024

Ridwan Kamil Bicara Soal Peluang Maju di Pilpres 2024 'Tak Ada Kekuasaan Bagi yang Terlalu Ambisius'

Gubernur Jawa Barat ini mengatakan, politik bukanlah matematika, yang bisa dihitung kepastiannya lewat angka-angka.

Editor: Slamet Teguh
Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S
Ridwan Kamil Bicara Soal Peluang Maju di Pilpres 2024 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) masih akan digelar pada tahun 2024 mendatang.

Namun, sejumlah tokoh sudah disebut bakal maju pada ajang ini.

Salah satunya ialah Ridwan Kamil.

Meski begitu, Gubernur Jawa Barat ini mengatakan, politik bukanlah matematika, yang bisa dihitung kepastiannya lewat angka-angka.

Yang terpenting baginya dalam berpolitik, bagaimana bisa melahirkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sehingga, kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu, nantinya masyarakat bisa mengapresiasi secara politik melalui suara atau elektoral saat pesta demokrasi.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam dialog kebangsaan bertajuk 'Indonesia Bangkit', Senin (14/2/2022) malam.

"Kami khususnya saat Covid-19 fokus saja pada kerja, fokus pada pencapaian."

"Nanti rakyat pun akan memberi apresiasi dengan berbagai cara, ya salah satunya mungkin apresiasi politk yang kita sebut elektoral," kata Kang Emil.

Baca juga: Susah Payah Ganjar Blusukan Jelang Pilpres 2024, PDIP Diyakini Tetap Usung Puan Maharani ?

Baca juga: Tak Pernah Muncul, Kini AHY Angkat Bicara Soal Peluangnya Maju di Pilpres 2024

Kang Emil lantas menyebut nama Wakil Presiden Maruf Amin, yang ia nilai memiliki kinerja baik di tengah masyarakat, dan ditakdirkan menjadi pemenang dalam Pilpres 2019.

"Contoh sederhana Bang Karni, politik itu tidak matematik di mata saya."

"Contohnya Abah Kiai Maruf Amin."

"Enggak ada baliho-balihonya, enggak ada di survei-survei, tapi Allah menakdirkan di sebuah waktu beliau akhirnya tercalonkan dan terpilih sebagai pemimpin bangsa, sebagai wakil presiden, kira kira begitu," paparnya.

Kang Emil menyatakan hasil survei tak bisa memastikan akan sama di hari H pencoblosan pemilu.

Oleh karena itu, dia kembali menegaskan fokusnya saat ini yaitu bekerja mengendalikan Covid-19 dan membantu memulihkan perekonomian rakyat.

"Karena saya percaya Allah mah tidak akan ngasih kepada orang yang terlalu ambisius biasanya,"

"Biasanya dikasih takdir kepada orang yang diminta, bukan meminta kekuasaan," ucap Kang Emil. (Chaerul Umam)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ridwan Kamil: Biasanya Allah Tidak akan Kasih Kekuasaan kepada Orang yang Terlalu Ambisius.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved