Timnas Indonesia
Kini PSSI Kabarkan Jika Mees Hilgers dan Kevin Diks Terancam Tidak Bisa Membela Timnas Indonesia
Itu karena PSSI akan memberikan deadline kepada Mees Hilgers dan Kevin Diks untuk segera memberikan kepastian.
TRIBUNSUMSEL.COM - PSSI terus berupaya untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan memanggil pemain keturunan di eropa.
Mereka diajak bergabung untuk membela Timnas Indonesia.
Dua pemain keturunan Mees Hilgers dan Kevin Diks terancam tidak bisa membela timnas Indonesia.
Itu karena PSSI akan memberikan deadline kepada Mees Hilgers dan Kevin Diks untuk segera memberikan kepastian.
Awalnya Mees Hilgers dan Kevin Diks sudah mengaku siap untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Bahkan, Mees Hilgers sudah ditelepon oleh pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sementara Kevin Diks, Shin Tae-yong sudah meminta nomer telepon bek berusia 25 tahun tersebut.
Belum diketahui kapan nantinya Shin Tae-yong menelepon Kevin Diks.
Deadline yang diberikan PSSI itu karena kedua pemain tersebut meminta agen berkomunikasi dengan orang tuanya masing-masing.
Sebab, restu orang tua Mees Hilgers dan Kevin Diks menjadi keputusan terakhir boleh atau tidak anaknya itu pindah warga negara menjadi WNI.
"Mees Hilgers dan Kevin Diks meminta agen kami untuk berbicara kepada kedua orang tuanya dan saya bilang oke."
"Lalu agen bilang kalau saya sudah bicara ke orang tua keduanya dan mereka oke, baru saya kasih nomer Kevin Diks," kata anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani.
Baca juga: PSSI Ungkap Kendala yang Buat Proses Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat Berjalan Lama
Baca juga: Shin Tae-yong Akhirnya Ungkap Target Timnas U-23 Indonesia Dari PSSI di Ajang Piala AFF U-23 2022
Hasani Abdulgani saat ini masih menunggu kabar dari agen itu apakah sudah bicara atau belum ke orang tua Mees Hilgers dan Kevin Diks.
"Pada Selasa, 8 Februari 2022, saya kontak agennya lagi."
"Bagaimana? Kata dia, secara prinsip, kedua pemain sudah oke, namun, dia bilang tidak berani mengatakan oke tanpa izin orang tua keduanya," ucap Hasani Abdulgani.
Sampai saat ini Hasani Abdulgani masih menunggu jawaban dari kedua orang tua Mees Hilgers dan Kevin Diks.
Kalau sudah oke, Mees Hilgers dan Kevin Diks baru akan mengirimkan dokumen tersebut.
"Waktu agen menghubungi kedua pemain, keduanya memberikan jawaban di luar perhitungan saya."
"Si agen minta waktu 1-2 hari. Paling tidak, saya tunggu hingga Jumat, 11 Februari 2022," ucap Hasani Abdulgani.
Hasani Abdulgani mengaku sampai saat ini agen belum berbicara kepada kedua orang tua Mees Hilgers dan Kevin Diks.
Ia pun mengatakan bahwa PSSI akan menunggu sampai dua hari ke depan.
"Paling tidak saya tunggu sampai Jumat, 11 Februari 2022," ucap Hasani Abdulgani.
Menurut Hasani Abdulgani, agen sangat mengerti karena ini masalahnya boleh atau tidaknya Mees Hilgers dan Kevin Diks menjadi WNI dari kedua orang tuanya itu.
Mungkin saja, kedua orang tuanya itu bisa berhati-hati sebelum memberikan restu.
"Kevin Diks dan Mees Hilgers mungkin tidak mau melangkahi orang tuanya."
"Mungkin agen butuh meyakinkan orang tuanya. Namun, saya dan agen sudah feeling jelek saja. Apa maksud berpikiran jelek ini?"
"Kan biasa, pola pikir orang tua berbeda dengan anaknya. Pertimbangan orang tua biasanya berbeda. Yang saya khawatirkan dengan agen, adalah hal yang seperti itu," ucap Hasani Abdulgani.
Hasani Abdulgani masih menunggu dan berharap ada jawaban secepatnya.
Sebab, PSSI punya target keempat pemain keturunan yang dipanggil bisa membela timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.
"Kalau memang orang tua kedua pemain ini tidak setuju, bilang saja no."
"Kalau orang tua keduanya bilang yes, saya langsung proses."
"Kalau no, saya akan melapor ke PSSI dan Shin Tae-yong bahwa dua pemain ini tidak bisa dinaturalisasi karena faktor orang tua," ucap Hasani Abdulgani.
"Kalau begitu, mau dengan Sandy Walsh dan Jordi Amat saja atau mau mencoba pemain lain?"
"Kalau mau pemain lain, siapa? Kita kan perlu move on, tidak perlu mendayu-dayu dan melankolis."
"Jadi saya kasih waktu agen 1-2 hari. Saya mau jawaban yes or no," tutup Hasani Abdulgani.
Artikel ini telah tayang di Bolasport.com