Update Covid 19

UPDATE Sebaran Covid-19 di Sumsel Hari Ini, Kasus Bertambah 112, Zona Hijau hanya Banyuasin

Lalu untuk zona hanya Banyuasin yang masih zona hijau dan 16 Kabupaten/Kota lainnya zona kuning.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Weni Wahyuny
Dinkes Sumsel
Sebaran Covid-19 di Sumsel Kamis 3 Februari 2022 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) setiap harinya semakin bertambah.

Bahkan melonjak sampai ratusan kasus baru, seperti Kamis (3/2/2022) bertambah 112 orang.

"Penambahan kasus Covid-19 di Sumsel bertambah banyak lebih dari dua kali lipat dari biasanya," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy saat dikonfirmasi, Jumat (4/2/2022).

Lesty merincikan, penambahan 112 kasus baru ini tersebar di 13 Kabupaten/Kota di Sumsel yaitu di Palembang bertambah 69 orang, Pagar Alam dua orang, PALI satu orang, Muba dua orang, OKU Timur satu orang, Empat Lawang satu orang, OKI satu orang, Banyuasin tiga orang, OI dua orang, Musi Rawas satu orang, OKU 24 orang, Prabumulih dua orang, dan Muara Enim tiga orang.

"Total kasus positif Covid-19 di Sumsel 60.375 dan yang aktif 346 orang atau 0,57 persen. Yang sembuh 56.937 orang dan yang meninggal 3.084 orang," katanya.

Lalu untuk zona hanya Banyuasin yang masih zona hijau dan 16 Kabupaten/Kota lainnya zona kuning.

"Untuk itu diimbau kepada masyarakat tetap terapakan Prokes dengan ketat dan perkuat imunitas tubuh serta percepatan vaksinasi," kata Lesty

Menurutnya, yang terpapar Covid-19 harus segera di tracing, kalau yang positif Covid-19 tidak bergejala di isolasi mandiri dan yang kontak erat juga diisolasi sampai hasil pemeriksaan keluar.

"Terkait adanya varian Omicron di Indonesia, di Sumsel belum ada laporannya. Provinsi Sumsel rutin mengirimkan sampel ke pusat. Namun memang hasil pemeriksaannya lama," katanya.

Menurutnya, kalau yang terindikasi tentu ada, hanya yang menyatakan itu positif omicorn atau bukan di pusat. Karena sampel yang terindikasi tersebut dikirim ke pusat dan hasilnya dari pusat.

"Namun mau itu omicorn atau bukan tetap Covid-19 dan penanganannya sama. Jadi jangan tergantung pada hasil pemeriksaan ini omicorn atau bukan, yang jelas itu memang Covid-19. Penanganan dan pencegahannya juga tetap sama," tegasnya

Sedangkan Kasi Survailens dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Yusri menambahkan, kondisi Covid-19 memang sedang meningkat secara nasional termasuk di Sumsel.

"Hal ini dikarenakan mamang aktivitas masyarakat yang meningkat dan juga Prokes yang terlihat mulai kendor. Untuk itu diimbau kepada masyarakat tetap terapakan Prokes dengan disiplin," katanya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved