Berita Muratara

22 PNS Sudah Daftar Seleksi Perebutkan 9 Jabatan Kosong di Pemkab Muratara

Hingga, Selasa (25/1/2022), 22 PNS mendaftar mengikuti seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemkab Muratara 2022

Tayang:
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muratara, Alha Warizmi menyampaikan tentang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (25/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai mendaftar seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muratara, Alha Warizmi mengatakan sudah ada 22 PNS yang mendaftar untuk mengisi kekosongan 9 JPT Pratama.

"Sudah ada yang mendaftar 22 orang. Pendaftaran masih kita buka sampai tanggal 27 Januari. Tanggal 27 itu nanti sekalian pengumuman," kata Alha Warizmi pada Tribunsumsel.com, Selasa (25/1/2022). 

Dia menyebut bila tak ada perubahan jadwal, pelaksanaan seleksi terbuka tersebut akan dilaksanakan pada awal Februari 2022 mendatang. 

Pemkab Muratara telah bekerjasama dengan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memanfaatkan Assessment Center Mapolda Sumsel di Kota Palembang.

"Kalau tidak ada halangan, tanggal dua bulan depan itu sudah mulai pansel, setelah itu baru assessment. Untuk pansel kita masih cari tempatnya, kalau assessment di Polda," kata Alha. 

Dia mengungkapkan untuk seleksi di tingkat pansel, panitia pelaksananya dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel. 

Sementara untuk assessment akan diuji oleh assessor dari Polda Sumsel yang dikabarkan ada dari Mabes Polri. 

"Kita harapkan nanti jabatan yang kosong itu benar-benar diisi oleh pejabat yang kompeten dan menguasai bidang yang dia daftar," harapnya. 

Alha menambahkan, bila nanti ada lebih dari empat pejabat yang mendaftar di satu jabatan, maka akan diarahkan untuk memilih jabatan lain sesuai dengan kemampuannya. 

"Kalau instansi yang ditujunya sudah banyak pendaftar, nanti kita tawarkan di instansi lain yang masih kurang pendaftar, tidak ada paksaan, kita menawarkan," ujarnya. 

Menurut Alha, assessment ini sangat berguna bagi PNS yang saat ini berada di jabatan eselon III hendak naik ke eselon II.

"Assessment ini informasinya bisa sampai tiga tahun. Jadi kalau tidak lulus seleksi ini kita sudah punya modal bila sewaktu-waktu pimpinan menginginkan kita duduk di jabatan tertentu," katanya. 

Untuk diketahui, ada 9 jabatan yang saat ini kosong atau dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Pemkab Muratara.

Baca juga: Termasuk Sekda, 9 Jabatan di Pemkab Muratara Kosong, Seleksi Kerjasama Polda Sumsel

Kesembilan jabatan tersebut yakni Sekretaris Daerah, Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan,

Selanjutnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved