Mapala Meninggal Saat Diksar
Kronologis Peserta Diksar Mapala Muhammadiyah Meninggal, Mengeluh Sakit Perut dan Sempat Kerokan
Kronologis Muhammad Rafi (22), seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang meninggal dunia saat Diksar Gema Persada, Minggu (23/1/2022).
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Muhammad Rafi (22), seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang meninggal dunia saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Gema Persada Fakultas Pertanian UM Palembang di BKSDA Sekolah Gajah Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, Minggu (23/1/2022).
Kronologis meninggalnya Muhammad Rafi berawal dari dilaksaksanakannya Diksar sejak Sabtu (15/1/2022). Di hari ke delapan korban mengeluh sakit perut sempat kerokan.
Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto, SIK melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono, SH menuturkan Sabtu (15/1/2021) 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan Diksar Mapala (Gema Persada) Mahasiswa Pencita Alam Fakultas Pertanian Universitas Muhamadiyah Palembang. Kegiatan dilaksanakan selama delapan hari.
"Pesertanya 15 orang. Ada 9 laki laki dan 6 orang perempuan,"terangnya, Senin (24/1/2022).
Lanjutnya Sabtu (22/1/2022) sekira pukul 19.00 WIB korban Muhammad Rafi, mengalami sakit perut dan melapor kepada ketua pelaksana.
Atas laporan tersebut, Ketua Pelaksana kegiatan kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan mengerok tubuh korban dengam menggunakan ujung sendok dan minyak sayur serta memberikan obat mag dan menyuruh korban istirahat di dekat api unggun.
"Sekira 30 menit ketua pelaksana menanyakan kondisi korban dan korban menjawab masih sanggup. Kemudian korban dan peserta lain mengikuti rangkaian kegiatan penutupan diksar dengan melalui jalur yang sudah disiapkan panitia dan melewati 3 pos serta melakukan tradisi pembayatan untuk mencapai api unggun," terangnya.
Namun, selama perjalanan korban dalam keadaan lemas namun korban masih sadar dan digendong oleh Irwan salah satu peserta. setelah menyelasaikan pembayatan dengan bantuan dibopong ketua pelaksana kegiatan dilanjutkan upacara penutupan.
"Saat upacara penutupan korban langsung jatuh dan hilang kesadaran kemudian dibantu oleh panitia pelaksana untuk di bawa ke RSUD Lahat, sesampai di RSUD Lahat korban di periksa dokter jaga dan dinyatakan sudah meninggal dan di lakukan visum mayat di kamar jenazah,"sampainya.
Sebelumnya, korban dilakukan Visum Et Repertum di RSUD Lahat dan Panitia beserta Mahasiswa Diksar di lakukan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Lahat. (sp/ean)
Baca juga: Kisah Zulkarnain Tunanetra Penggali Sumur Keliling di Banyuasin, Satu Lubang Diupah Rp 150 Ribu
Baca berita lainnya langsung dari google news.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/muhammad-rafi-mahasiswa-universitas-muhammadiyah-meninggal-saat-diksar-mapala-minggu-2412022.jpg)