Berita Nasional
Admin Twitter Pemkot Depok Kena Masalah Kini Bakal Dipanggil Polisi Karena Retweet Unggahannya Viral
Admin Twitter Pemkot Depok Terkena Masalah, Kini Bakal Dipanggail Polisi Karena Retweet Unggahan
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNSUMSEL.COM, PANCORAN MAS - Admin Twitter Pemerintah Depok tampaknya harus terkena masalah.
Hal itu tak lepas usai karena aktifitas di twitter.
Kini, sang adminpun harus berurusan dengan polisi.
Polisi bakal memanggil admin Twitter Pemerintah Kota Depok usai viralnya retweet unggahan berisi ajakan untuk mencari informasi dari keluarga Ipda M Yusmin Ohorella, yang disebut-sebut sebagai salah seorang penembak laskar FPI.
"Dari kita Polres Metro Depok dalam hal ini Unit Krimsus mencoba mendalami, dan kita sudah kordinasi dengan Diskominfo kita akan memanggil admin dari akun itu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes, di ruangannya, Selasa (11/1/2022).
Yogen mengatakan, pihaknya akan menggali keterangan dari admin akun Twitter tersebut.
"Kami akan menggali keterangan dari pihak Diskominfo Kota Depok terkait kasus ini," jelasnya.
Baca juga: Nasib Ferdinand Hutahaean dan Perjalanan Kasus hingga jadi Tersangka Kasus Cuitan Bermuat SARA
Baca juga: Cuitan Allahmu Lemah, Ferdinand Hutahean Jadi Tersangka, Ditahan 20 Hari, Terancam Hukuman 5 Tahun
Sementara ini, Yogen mengatakan pihak Diskominfo berujar bahwa akun Twitternya telah diretas.
"Ya jadi dari keterangan Diskominfo kan katanya di hack (retas), makanya kita akan panggil adminnya apakah ada unsur kesengajaan atau gimana," bebernya.
Lebih lanjut, Yogen berujar saat ini barang bukti yang dipegang pihaknya adalah layar tangkap retweet-an tersebut.
"Barang bukti sementara ini screnshoot saja dari berita itu, nanti kalau sudah dipanggil dan dimintai keterangan dan naik ke penyidikan baru akan kita gali," imbuhnya.
"Informasi tersebut kan meresahkan, jadi sudah ada pembelaan dari Diskominfo kalau itu di hack tapi kan harus kita dalami. Ini laporannya model A temuan polisi," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Buntut Retweet Unggahan Cari Polisi Penembak Laskar FPI, Admin Twitter Pemkot Depok Dipanggil Polisi.