Breaking News:

Berita Palembang

Begini Mekanisme ETLE juga Cara Mengurus Bagi Pelanggar Terekam ETLE

Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai diberlakukan di Kota Palembang sejak 1 Januari 2022, menimbulkan berbagai pertanyaan di masyarakat.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Paur Subbaganev Bagbinopsnal Ditlantas Polda Sumsel, AKP M Sadeli menjelaskan terkait mekanisme ETLE, Kamis (6/1/2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang mulai diberlakukan di Kota Palembang sejak 1 Januari 2022, nyatanya masih menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Mulai dari sistem penerapannya, hingga prosedur mengurus pelanggaran yang terekam ETLE dianggap kebanyakan orang begitu membingungkan.

Terkait berbagai pertanyaan itu, Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra melalui Paur Subbaganev Bagbinopsnal, AKP M Sadeli menjelaskan, ETLE adalah sistem penindakan pelanggaran lalulintas berbasis IT.

"ETLE menggunakan dua macam kamera yaitu e-police dan check poin. Kamera E-police untuk karakteristik pelanggaran di persimpangan jalan, sedangkan check poin untuk di jalan lurus," jelasnya, Kamis (6/1/2022).

Di Palembang ada dua titik yang menggunakan kamera E-police yakni di Pos Lantas Simpang Charitas dan Lampu merah 8 Ulu (simpang Plaju-Kertapati).

Tujuh titik sisanya menggunakan kamera check poin tepatnya di Jalan Kol H Burlian KM 8,5 (Depan PT Trakindo), Jalan R sukamto seberang Hotel Novotel, Jalan Jendral Sudirman tepatnya diantara Pom Bensin dan Taman Makam Pahlawan), Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di Depan rumah makan sederhana dekat Pasar Cinde, Depan Dealer Honda Jalan A Yani Plaju, Jalan Wahid Hasyim Depan Mitsubishi dan Jalan Gubernur Hasyim Ashari depan Bank Sumsel Babel (BSB) Jakabaring.

Sadeli mengatakan, data pelanggar yang terekam kamera ETLE secara otomatis akan masuk ke dalam server.

Hasil data selanjutnya masuk ke data petugas operator di back office ETLE.

"Petugas ini mengawasi capture yang masuk dari lapangan . Kemudian hasil capture tadi akan dicetak dalam bentuk surat konfirmasi kemudian surat itu akan diantar oleh tukang pos ke alamat pemilik kendaraan yang terekam," tuturnya.

Penerima surat konfirmasi selanjutnya diarahkan untuk datang ke kantor ruang front office yang berada Ditlantas Polda Sumsel Jalan POM IX Palembang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved