Berita Viral
Tangis Penjual Bubur Ngadu ke Kapolri Viral, Curhat Motornya Digadaikan Cepu Polisi
Viral video seorang ibu penjual bubur menangis mengadu ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
TRIBUNSUMSELCOM - Viral video seorang ibu penjual bubur menangis mengadu ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam video yang beredar, ia menyebutkan motornya digadai oleh informan atau cepu polisi.
Diketahui ibu penjual bubur itu bernama Sita Tri Utami.
Pria yang diduga melakukan penggelapan uang pegadaian motor milik penjual bubur, Sita Tri Utami kini diburu polisi.
Polisi buru terduga penggelapan uang pegadaian motor dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Jawa Barat, AKBP Aris Timang.
AKBP Aris Timang mengatakan pihaknya kini tengah mencari keberadaan pria tersebut.
Diduga, pria itu merupakan seorang informan dari pihak kepolisian yang menjanjikan Sita untuk mengembalikan motornya.
Yakni dengan imbalan sejumlah uang setelah sulit ditebus di pegadaian.
Baca juga: Pamit ke ATM, Pemandu Telantarkan 70 Pendaki Gunung Rinjani, Rombongan Bingung, Ada yang Sakit
"Ibu ini merasa kecewa karena pada saat disana itu ada seorang yang mengatakan bisa membantu untuk carikan motornya, sehingga ibu ini menyerahkan uang, karena yang bersangkutan DPO."
"Ia mengatakan sanggup untuk mngembalikan motornya. Tapi ternyata tidak bisa, setiap ditanya tak ada jawaban yang pasti," kata Aris saat dikonfirmasi, Jumat (31/12/2021).
Usai videonya saat mengadu ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit, mendadak viral, Polres Metro Bekasi membiayai perjalanan Sita yang berangkat dari daerah asalnya, yakni Klaten, Jawa Tengah, untuk dimintai keterangannya.
"Kemarin korban sudah datang dan kami mintai keterangannya. TKP-nya di Polsek Tarumajaya, karena Polsek Tarumajaya itu lebih dekat dengan Polres Jakarta Utara."
Baca juga: Kisah Pengantin Naik Perahu ke Kantor KUA karena Banjir, Vido Viral di Media Sosial
"Makanya ibu melapor ke Polres Jakut dan dilimpahkan itu kesini akhirnya kami pelajari berkas dan kamu lakukan pencarian orang yang diduga melakukan penggelapan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Sita menjelaskan sempat beberapakali ditawarkan bantuan oleh sejumlah oknum yang menjanjikan bisa mencarikan motormya yang telah digadai.
"Nominalnya itu udah Rp18 juta, belum hape saya yang digadaikan, belum calo-calo yang ibarat kata mau nolongin tapi gak ada tanggup jawab."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/penjual-bubur-menangis.jpg)