Berita OKU Timur
Semarak Milad Muhammmadiyah OKU Timur, Gelar Khitanan Massal hingga Serahkan Mobil Bantuan
Khitanan massal hingga penyerahan mobil bantuan dilakukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) OKU Timur.
Penulis: Edo Pramadi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Khitanan massal hingga penyerahan mobil bantuan dilakukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) OKU Timur.
Hal itu dilaksanakan dalam memperingati Milad Muhammadiyah ke-109 mengusung tema "Muhammadiyah Optimis Hadapi Pandemi dan Komitmen Menebar Nilai Utama", Sabtu (25/12/2021) di Lapangan Panti Asuhan Lubuk Harjo, Belitang Madang Raya, OKU Timur.
Milad ini dihadiri langsung Ketua PDM OKU Timur H Prioyitno SPd MM, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah OKU Timur Hj Eni Roza, Staf Khusus Bupati OKU Timur, Sugeng Suprianto, SP, MM, Camat Belitang Madang Raya Agustoni Zaini, SE, Kapolsek Madang Suku I.
Pimpinan Baznas, para Pengurus Muhammadiyah di OKU Timur, Ortom Muhammadiyah, Pimpinan AUM se OKU Timur dan Simpatisan Muhammadiyah OKU Timur.
Dalam Milad ini Muhammadiyah OKU Timur menggelar khitanan masal bagi anak yatim piatu, peletakan batu pertama pembangunan panti asuhan khusus putri, pemberian cindera mata kepada tokoh Muhammadiyah di OKU Timur, penyerahan bantuan mobil kepada Panti Asuhan Alfurqon.
Ketua PDM OKU Timur H. Prioyitno, S.Pd MM mengatakan, Milad ini sebenarnya dilaksanakan pada 18 November kemarin, namun karena situasi kondisi baru bisa dilaksanakan hari ini.
Milad ini merupakan kegiatan rutin Muhammadiyah yang biasanya dihadiri langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah namun karena situasi masih dalam pandemi Pimpinan Pusat belum bisa hadir.
"Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten OKU Timur atas sinergi selama ini, Muhammadiyah sendiri selalu terbuka terhadap pemerintah baik dalam bentuk masukan dan saran. Muhammadiyah tidak eklusif dan tidak alergi, karena Muhammadiyah bagian Negara yang tetap mempertahankan NKRI," ujarnya.
Dalam kesempatan ini Priyo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Saudara Muda Muhammadiyah yakni organisasi Islam Nahdlatul Ulama yang baru saja selesai melaksanakan Muktamar ke 34 di Provinsi Lampung.
"Nasionalisme NU dan Muhammadiyah tidak diragukan lagi, NU dan Muhammadiyah organisasi keagamaan yang lahir sebelum kemerdekaan yang telah membuktikan diri sebagai keislaman berjuang untuk Indonesia," ungkapnya.
Sementara itu Bupati OKU Timur yang diwakili Staf Khususnya Sugeng Suprianto mengatakan, dengan Milad 109 ini Muhammadiyah sudah bukan usia dewasa lagi sudah usia lanjut.
Tentu dalam proses ini sudah banyak diperbuat Muhammadiyah baik untuk Muhammadiyah sendiri maupun untuk negara.
"Maka untuk di OKU Timur mari kita sinergikan Visi Pemerintah OKU Timur Maju Lebih Mulia dengan Visi Muhammadiyah yang Berkemajuan. Visi pemerintah dan visi Muhammadiyah sama, sama-sama untuk memajukan," ujarnya.
Sugeng mengajak semua warga Muhammadiyah di OKU Timur untuk berbuat bagi Muhammadiyah dan Pemerintah lebih banyak lagi.
"Saya sendiri sebagai staf khusus Pak Bupati, siap membantu program-program Muhammadiyah kita soundingkan dengan bidangnya yang ada di Pemerintah demi membantu mewujudkan OKU Timur Maju Lebih Mulia dan Muhammadiyah yang berkemajuan," ujarnya.
Baca juga: Cerita Clara dan Shinta Rayakan Natal 2021, Tetap Ceria Ikut Misa d Gereja Meski Diguyur Hujan
Baca berita lainnya langsung dari google news.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/khitanan-massal-di-muhammadiyah-di-lapangan-panti-asuhan-sabtu-25122021.jpg)