Berita Lubuklinggau

Karyono Warga Lubuklinggau Kaget Ada Ular Sanca Kembang 3 Meter di Kandang Ayam

Ular sanca kembang berukuran panjang sekitar 3 meter ditemukan di kandang ayam warga di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (23/12/2021

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
DOK DPKPB Kota Lubuklinggau
DPKPB Kota Lubuklinggau saat melakukan evakuasi ular sanca kembang sepanjang 3 meter di RT 07 Kelurahan Cereme Tabah, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, tengah Kota Lubuklinggau, Kamis (23/12/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU - Ular sanca kembang berukuran panjang sekitar 3 meter ditemukan di kandang ayam warga di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (23/12/2021) pagi.

Ular dengan corak warna kuning ke abu-abuan ini memangsa ayam ternak warga di RT 07 Kelurahan Cereme Tabah, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, tengah Kota Lubuklinggau.

Saat ditemukan ular sanca ini sedang memangsa dua dari empat ayam kampung milik Karyono.

Karena khawatir membahayakan, Karyono bersama warga lainnya melaporkan penemuan ular tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) untuk dievakuasi.

Karyono menuturkan kemunculan ular itu pertama diketahuinya saat akan memberi makan empat ekor ayam kampung peliharaannya.

"Saat itu saya buka pintu kandang ayam dan melihat ada ular karena panik dan takut saya panggil tetangga untuk minta tolong," ungkapnya pada Tribunsumsel.com.

Secara spontan para tetangga langsung berdatangan, mereka berupaya melakukan penangkapan, namun saat ingin ditangkap ular tersebut malah seperti ingin menyerang.

"Saat kami dekati ternyata ularnya sudah memakan dua dari empat ayam peliharaan saya, karena melawan saat akan dikeluarkan akhirnya kami tutup pintunya dan melapor ke Damkar," ujarnya.

Beberapa warga terlihat sempat ingin membunuh ular tersebut, bahkan beberapa warga sudah membawa kayu balok dan besi, sebagai antisipasi bila ular itu lepas dan menyerang.

Sebab menurut keterangan warga lainnya kemunculan ular sanca dengan ukuran besar tersebut bukan pertama kalinya, melainkan sudah beberapa kali terjadi dilingkungan mereka.

"Belakang rumah kami ini rawa sudah yang ketiga kalinya, bahkan kemarin ada yang lebih besar lagi, saat kami tangkap lepas," timpal Mitra Jaya.

Selain ular piton warga juga mengeluhkan kerap munculnya biawak memakan ternak warga, diduga ular piton dan biawak ini muncul dari bangunan kosong milik Awi Medan di sebelah rumah mereka yang tak pernah dibersihkan.

Rumput ilang-ilang dalam bangunan dengan luas satu hektar itu tingginya mencapai satu meter lebih, bahkan dari kejauhan bangunan terlihat menyeramkan,
karena tidak terurus selama ini jadi sarang ular dan biawak.

"Kemungkinan dari sana (bangunan kosong milik Awi Medan) kami mau bersihkan tidak di kasih, dibersihkan sendiri juga tidak," ungkapnya.

Sementara Danru Pos 3 DPKPB Kota Lubuklinggau, Beni mengatakan pihaknya mendapat kabar adanya ular masuk pemukiman berdasarkan laporan warga yang menelpon langsung ke pemadam kebakaran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved