Breaking News:

Berita Pemprov Sumsel

Jadi Irup Hari Bela Negara, Mawardi Yahya: Semua Komponen Bangsa Wajib Jaga Kedaulatan NKRI

Mawardi Yahya didaulat menjadi inspektur upacara peringatan hari Bela Negara ke-73 di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumsel, Minggu (19/12) pagi

Humas Pemprov Sumsel
Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya didaulat menjadi inspektur upacara pada peringatan hari Bela Negara ke-73 di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumsel, Minggu (19/12) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya didaulat menjadi inspektur upacara (Irup )pada peringatan hari Bela Negara ke-73 di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumsel, Minggu (19/12) pagi.

Dalam upacara yang digelar sekitar pukul 07.30 WIB, dihadiri oleh para pejabat dan PNS di lingkungan Pemprov Sumsel, jajaran Polri, TNI, Resimen Mahasiswa, dan berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) tersebut.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wagub Mawardi Yahya mengajak seluruh rakyat Indonesia sebagai bagian dari komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik lndonesia (NKRI) dengan semangat bela negara.

“Kobaran semangat ini tentu berasal dari seluruh komponen bangsa mulai dari prajurit TNI, polisi, pegawai, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama. santri, mahasiswa, pekerja, buruh, dan elemen rakyat yang lainnya," tegasnya.

Dia menyebut sejarah telah membuktikan bahwa negara Indonesia dibentuk oleh seluruh komponen bangsa. Pembentukan ini berawal dari pengorbanan yang dilakukan berpuluh-puluh tahun IaIu dengan semangat bela negara.

"Pembela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata dan berperang, tetapi juga dilakukan dengan upaya-upaya politik maupun diplomasi," tambahnya.

Peringatan Hari Bela Negara tahun 2021 ini mengambil tema “Semangat Bela Negaraku, lndonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”.

"Tema tersebut mengisyaratkan kita untuk terus mengobarkan dan mengimplementasikan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara serta tetap tumbuh bersama-sama untuk berjuang pantang menyerah menuju lndonesia Maju,” tuturnya.

Mawardi mengatakan, saat ini masyarakat masih berada dalam masa pandemi Covid-19, Krisis akibat pandemi ini harus dihadapi dengan tepat, baik secara fisik dan non fisik.

“Seluruh sendi-sendi kehidupan kita mau tidak mau harus siap menghadapi akibat dari pandemi ini. Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah,” tambahnya.

Tantangan yang dihadapi tidaklah mudah, lebih jauh Mawardi mengungkapkan, situasi seperti ini memerlukan daya juang rakyat sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras bersama agar mampu melewati masa sulit ini.

Baca juga: Ratusan Pengrajin Anyaman Nipah di Palembang Dapat Bantuan TP PKK Provinsi Sumsel

Semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang dalam perang melawan Covid-19, baik menjadi pemenang dalam pengeridalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonomi negaranya.

“Sebagai bangsa yang besar, kita juga harus tampil sebagai pemenang, Kita harus optimis. Kita harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan. Kita harus menjawab itu semua dengan inovasi dan karya nyata,” pungkasnya.

Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs. H. Makmun, S.H.,M.H, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Ir. S.A. Supriono, dan para Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel. (RIL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved