Berita Viral
Kisah Tentara Korea Utara Masuk Penjara Gegara Peragakan Tarian Boyband BTS di Hadapan Anak Buah
Prajurit berusia 20-an dengan nama keluarga Kim merupakan seorang pemimpin peleton dari kompi patroli Korps Kesembilan.
Mungkin jika dia tidak begitu dihormati, dia bisa menghadapi pemecatan secara tidak terhormat.
Atau bisa juga mendapat pemecatan dari partai komunis.
Menurut fakta di lapangan, Prajurit Kim bukanlah tentara Korea Utara pertama yang ditangkap karena menarikan tarian BTS.
Pada Agustus 2020, ada 3 tentara Korea Utara ditangkap karena mendengarkan dan menari lagu BTS 'Blood, Sweat, & Tears.'
Pada Agustus 2021 juga ada 3 taruna remaja ditangkap karena menyanyikan dengan keras lirik lagu 'Blood, Sweat, & Tears.'
Beberapa waktu lalu seorang siswa menengah juga dijatuhi hukuman karena menonton 'Squid Game'.
Dipenjara karena 'Squid Game'
Nekat tonton Squid Game diam-diam. Hukuman berat ini diterima pelajar Korea Utara.
Dilansir dari Allkpop, RFA melaporkan pada Selasa (23/11/2021), bahwa Korea Utara menghukum siswa SMA dengan hukuman berat setelah ketahuan menonton 'Squid Game' secara diam-diam.
RFA atau Radio Free Asia adalah outlet media berita Amerika yang melaporkan berita tentang Korea Utara.
Laporan yang dikutip dari orang dalam Korea Utara, RFA menyatakan, "Awal pekan lalu, tujuh siswa sekolah menengah dari Kota Chongjin, Provinsi Hamgyong Utara, tertangkap basah sedang menonton 'Squid Game.'
Mereka tertangkap dalam pemeriksaan Komando Staf Gabungan 109.
Penduduk yang mengimpor USB drama Korea ditembak mati.
Siswa yang membeli USB, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Sementara siswa lain yang menonton bersamanya dihukum sampai lima tahun reformasi perburuhan."