Breaking News:

Menuju Herd Immunity

PPKM Level 3 Akhir Tahun, Walikota Lubuklinggau Prana Sohe,' Jika Resmi, Hajatan Tak Boleh Digelar'

Pemkot Lubuklinggau akan menaikkan status penerapan PPKM dari semula level 1 ke level 3. Kebijakan diambil apabila pemerintah pusat resmi memutuskan.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menuturkan Pemkot Lubuklinggau akan menaikkan status PPKM dari semula level 1 ke level 3. Kebijakan diambil apabila pemerintah pusat resmi memutuskan mengambil kebijakan tersebut. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau akan menaikkan status penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari semula level 1 ke level 3.

Kebijakan tersebut diambil Pemkot Lubuklinggau apabila pemerintah pusat resmi memutuskan mengambil kebijakan tersebut.

Untuk itu semua jam operasional dan kapasitas sektor usaha serta segala bentuk keramaian di Kota Lubuklinggau akan dikurangi.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan kebijakan PPKM Level 3 tersebut diambil pemerintah pusat untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

"Kita akan mengikuti instruksi pusat bahwa seluruh Indonesia PPKM Level 3. Artinya kedepan kita (Lubuklinggau) akan dilarang beramai-ramai," kata wali kota Nanan pada wartawan, Minggu (21/11/2021).

Nanan menuturkan ketika Kota Lubuklinggau resmi menerapkan PPKM Level 3 maka otomatis protokol kesehatan kembali diperketat, semua jenis acara tidak lagi diperkenankan beramai-ramai.

"Kegiatan semacam acara tidak ada lagi, seperti kumpul ramai-ramai, bahkan sampai pada pesta malam tahun baru tidak ada keramaian," ungkapnya.

Namun, untuk larangan hajatan, Nanan mengaku belum membaca instruksi lanjutannya dan masih menunggu petunjuk selanjutnya.

"Bila memang nanti kedepan tidak boleh ya mulai tanggal 23 ini sampai dengan Desember tidak boleh lagi ada hajatan," ujarnya.

Nanan pun mohon pemakluman kepada masyarakat karena status PPKM level 3 itu dari pusat walaupun Lubuklinggau sendri statusnya level satu.

"Kita level 1 dalam artian kasus kita tidak muncul lagi dalam beberapa minggu, kemudian kita juga vaksinasi kita cukup tinggi," tambahnya. 

Baca juga: Wawancara Ekslklusif dengan Roylisto, Putra Daerah Asli Sumsel di Balik Aplikasi Grab

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved