Seputar Islam

Doa Supaya Diterima Kerja Lengkap Arab Latin dan Terjemahan, Doa yang Diajarkan Rasulullah

Doa Supaya Diterima Kerja Lengkap Arab Latin dan Terjemahan, Doa yang Diajarkan Rasulullah

Tayang:
Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
Tribunsumsel
Doa Supaya Diterima Kerja Lengkap Arab Latin dan Terjemahan, Doa yang Diajarkan Rasulullah 

Jangan lupa amalkan doa ini agar dipermudah saat melamar pekerjaan dan pastinya bisa diterima.

Baca juga: Lama Diam, Erick Thohir Akhirnya Angkat Bicara Usai Dituding Terlibat Dalam Bisnis PCR

Dikutip dari ntb.kemenag.go.id Allah SWT berfirman dalam QS. Ghafir ayat 60 yang artinya:

"Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina."

Ada beberapa rahasia yang bisa lakukan untuk memastikan doa yang Anda panjatkan agar dapat mudah atau cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

1. Mencari waktu yang mustajab

Kapan waktu tersebut? Menurut Ustadz Fauzan, adalah hari Arafah, Ramadhan, sepertiga malam terakhir. Rasulullah SAW bersabda:

“Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta-padaKu, Aku beri, dan siapa yang minta ampunan pasti Aku ampuni.” (HR. Muslim)

2. Pada saat keadaan yang mustajab yaitu, ketika perang, turun hujan, ketika sujud, antara adzan dan iqamah

Nabi bersabda, “Doa antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (HR. Abu Daud, Nasa’i, danTurmudzi)

Nabi bersabda, “Keadaan terdekat antara hamba dengan Tuhannya adalah ketika sujud. Maka perbanyaklah berdoa.” (HR. Muslim)

3. Menghadap kiblat dan mengangkat tangan

Kiblat adalah arah yang dituju semua umat Islam dalam melaksanakan ibadah, seperti shalat maupun berdoa. Sebab, Rasulullah SAW, seperti yang diriwayatkan dari beberapa perawi hadist, menyebutkan bahwa beliau dalam beberapa kesempatan menghadap kiblat ketika berdoa. Tetapi, hal ini bukanlah suatu keharusan melainkan anjuran.

Selain itu, dalam doanya, Rasulullah SAW juga mengangkat kedua tangannya dengan tegas sambil menghadap kiblat

Dari Jabir RA, Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam ketika berada di Padang Arafah, beliau menghadap kiblat, dan beliau terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim)

4. Khusyu’, rendah hati, dan penuh harap kepada Allah

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved