Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Pengelola Lokasi Wisata Diimbau Bentuk Satgas Prokes Libur Nataru, Pengunjung Pakai PeduliLindungi

Menjelang periode Nataru 2021/2022 diharapkan seluruh pengelola lokasi objek wisata juga penyelenggara fasilitas publik membentuk Satgas Prokes.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
HANDOUT COVID.GO.ID
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan menjelang periode Nataru mendatang diharapkan seluruh pengelola lokasi objek wisata juga penyelenggara fasilitas publik membentuk Satgas Protokol Kesehatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Berangkat dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, periode libur panjang natal dan tahun baru (Nataru) seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke sejumlah lokasi wisata dan fasilitas publik. Umumnya, saat periode tersebut, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan menjelang periode Nataru 2021/2022 mendatang diharapkan seluruh pengelola lokasi objek wisata juga penyelenggara fasilitas publik membentuk Satgas Protokol Kesehatan.

Satgas yang dibentuk ini akan bertugas mengawasi aktivitas pengunjung selama masa liburan dan menegakkan protokol kesehatan pengunjung. Aplikasi PeduliLindungi sebagai platform skrining pengunjung diwajibkan menjadi prasyarat masuk.

"Apabila ada pengunjung yang menolak menggunakan aplikasi tersebut, petugas wajib menolak pengunjung masuk ke dalam areanya. Pengunjung juga diharapkan untuk proaktif mengawasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi di area yang dikunjunginya," kata Wiku dalam memberi keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (11/11/2021) lalu.

Di lain pihak, masyarakat dituntut berperan aktif mematuhi peraturan yang ditetapkan. Sebagai contoh, setiap langkah kecil sesederhana memakai masker saja akan sangat signifikan hasilnya.

"Saya mengajak masing-masing individu untuk menginspirasi orang-orang sekitarnya dalam menegakkan protokol kesehatan. Sehingga mempercepat terciptanya kepatuhan kolektif yang kita cita-citakan selama ini," imbau Wiku.

Masyarakat juga diajak menghindari sikap antipati terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Karena kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat.

"Meskipun liburan panjang akan menjadi tantangan besar bagi Indonesia, Satgas tetap optimis bangsa ini dapat melaluinya apabila kita semua bersikap bijaksana dan disiplin dalam menjalankan peran kita masing-masing," pungkas Wiku.

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi 70 Persen Akhir 2021, Kantor Layanan Pemerintah di Palembang Wajibkan Vaksin

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved