Breaking News:

Tingkatkan SDM, 40 Pustakawan se-Kabupaten Muara Enim Ikut Pelatihan

Sebanyak 40 tenaga pengelola Pustakawan se-Kabupaten Muara Enim mengikuti Bimtek implementasi Peraturan Perundang-undangan, Selasa (26/10/2021).

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Sebanyak 40 tenaga pengelola Pustakawan se-Kabupaten Muara Enim mengikuti Bimtek Implementasi Peraturan Perundang-undangan bagi Tenaga Pengelola Perpustakaan di Hotel Griya Serasan Sekundang Muara Enim, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Sebanyak 40 tenaga pengelola Pustakawan se-Kabupaten Muara Enim mengikuti Bimtek implementasi Peraturan Perundang-undangan bagi Tenaga Pengelola Perpustakaan di Hotel Griya Serasan Sekundang Muara Enim, Selasa (26/10/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muara Enim yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir Maryana didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta SH dan narasumber Kepala Pusat Pengembangan Peprustakaan Sekolah/Madrasah dan Pergiruan Tinggi Drs Nurcahyono SS MSi dari temaga pengajar Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta
Pustakawan Ahli Muda dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel Abd Rahman SH.

Menurut Ketua Panitia Rosmalena SE MM yang juga menjabat sebagai Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca mengatakan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan pelatihan ini antara lain untuk menyatukan persepsi para tenaga pengelola perpustakaan di dalam mengeiola perpustakaan sesuai dengan petunjuk dan pedoman yang ada (Standar Nasional perpustakaan), Menciptakan tenaga pengelola perpustakaan yang terampil dan bersemangat serta professional, Meningkatkan mutu dan pelayanan di perpustakaan masing-masing dan Meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat dalam Kabupaten Muara Enim.

Sedangkan untuk peserta, lanjut Rosmalena sebangak 40 orang yang beradal dari tenaga pengelolah Perpustakaan tingkat SD, SMP, SMA dan Desa dalam Kabupaten Muara Enim Tahun 2021 di Hotel Griya Serasan Muara Enim yang dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari tanggal 26 - 28 Oktober 2021.

"Program ini tiap tahun kita adakan, nanti akan dilakukan secara bergiliran sehingga semua mendapat kesempatan ini," ujarnya.

Sementara itu Bupati Muara Enim yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir Maryana mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan seperti ini, karena kita mengetahui bahwa pemberdayaan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia merupakan suatu sisi yang harus dikedepankan, karena apabila tingkat kecerdasan masyarakat semakin meningkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan semakin baik pula.

Sebagaimana diketahui, bahwa semakin pesatnya ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi saat ini, maka masyarakat menuntut adanya keanekaragaman dalam pelayanan perpustakaan karena perpustakaan merupakan sumber belajar dan sumber informasi yang diperlukan dalam rangka pembelajaran seumur hidup, oleh karena itu para pengelola perpustakaan dituntut untuk lebih meningkatkan mutu serta pelayanan kepada perpustakaan itu sendiri.

"Bimtek yang kita selenggarakan hari ini, lanjut Maryana, memiliki tujuan untuk mempersiapkan tenaga pengelola perpustakaan yang mempunyai kemampuan dan keterampilan dibidang perpustakaan. Dengan keahlian yang dimiliki oleh pengelola perpustakaan desa dan sekolah, diharapkan keberadaan perpustakaan desa dan sekolah sebagai bagian integrasi dari upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat mampu memenuhi kebutuhan dan tuntutan para pemakainya," kata Maryana.

Selain itu pemberdayaan kegemaran membaca merupakan salah satu yang harus dikedepankan yang dilakukan antara lain melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat baik di desa dan kelurahan. Pemberdayaan kegemaran membaca pada keluarga di fasilitasi oleh pemerintah dan pemerintah daerah.

Mempedomani Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakan, maka hal-hal serta ketentuan-ketentuan tentang perpustakaan yang selama ini masih bersifat parsial, saat ini telah diatur secara komprehensif dalam suatu undang undang.

Dengan demikian, fungsi perpustakaan sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan pemberdayaan bangsa serta tujuan perpustakaan untuk memberikan pelayanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa akan mudah dicapai.

Dalam kaitan inilah, sambung Maryana, saudara-saudara para pengelola atau petugas perpustakaan bukanlah orang yang sekedar menjaga buku saja, akan tetapi orang yang ditugaskan di perpustakaan itu haruslah orang yang berkemampuan tinggi dan mempunyai niat serta tekad untuk memajukan perpustakaan. Sebab Saudara diberikan suatu tanggung jawab dalam suatu pekerjaan, oleh karena itu para pengelola atau petugas perpustakaan harus memenuhi persyaratan tertentu, antara lain harus menguasai teknis atau tata cara mengelola perpustakaan yang baik dan benar sesuai standar dan pedoman yang ada.

"Saya minta para peserta bimtek perpustakaan dapat memanfaatkan bimbingan teknis ini dengan sebaik-baiknya, sehingga nantinya dengan ilmu yang diterima dalam bimtek orientasi ini dapat melaksanakan tugas dengan baik di perpustakaan masing -masing," harap Maryana mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim ini.(ari)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved