Breaking News:

Berita Palembang

Jelang Pilkades di OKU Selatan Video Bagi-bagi Uang Beredar, Diduga Oknum Kades Incumbent

Jelang Pilkades di OKU Selatan, dugaan money politic dilakukan seorang calon kades incumbent beredar. Informasi ramai di sosmed danpesan Whatshapp.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ALAN NOPRIANSYAH
Kepala Dinas PMPD OKU Selatan Juproni mengomentari dugaan bagi-bagi uang oknum kades incumbent jelang Pilkades, Rabu (27/10/2021) mendatang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Jelang Pilkades di OKU Selatan, dugaan money politic dilakukan seorang calon kades incumbent beredar. Informasi tersebut ramai beredar di sosial media dan pesan Whatshapp.

Perihal kasus tersebut Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) OKU Selatan buka suara. Oknum pembagi uang anggota BPD aktif yang membagikan uang terancam dipecat, sedangkan Calon Kepala Desa (Kades) mendapati surat peringatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (PMPD) OKU Selatan Juproni melalui Kabid Bidang Administrasi Pemerintah Desa dan Kerja Sama Antar Desa Zainal Arifin, SE mengatakan telah mengetahui pelanggaran Pilkades. Namun ia menerangkan pihaknya belum menerima laporan secara resmi.

"Telah kita konsultasikan dan kita serahkan dengan Camat untuk turun ke lapangan, secara perilaku sudah layak diberi teguran pada Kades, namun kami belum mendapat laporan secara resmi,"terangnya, Jumat (22/10).

Namun ditegaskannya, jika hasil dilapangan terbukti anggota BPD dan perangkat Desa yang seharusnya netral itu akan diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian. Sementara Kepala Desa diberikan peringatan.

"Untuk Calon Kades jika telah diadakan teguran tertulis sebanyak 3 kali masih mengulangi perbuatannya dan terbukti tingkat Kabupaten akan menindaklanjuti. Kalau anggota BPD bisa saja diberhentikan,"terang Zainal dibincangi, Jumat (22/10).

Sebelumnya dalam video berdurasi 2:04 menit salah seorang anggota BPD aktif berinisial S berada di sebuah rumah berkumpul bersama sejumlah orang warga.

Setelah melakukan perbincangan S mengeluarkan lembaran uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak dua lembar yang diberikan pada beberapa orang warga diduga sebagai uang untuk memilih calon kades incumben berinisial BD.

Baca juga: Prabumulih Bakal Punya Gudang dan Pengolahan Nanas, 2 Lokasi Disiapkan, Cambai dan Karangjaya

Terpisah, pendukung yang merasa dirugikan atas politik bagi-bagi uang tersebut berharap calon kades yang melanggar diberikan sanksi tegas.

"Harapannya, panitia mendiskualifikasi oknum tersebut atu oknum tersebut mengundurkan diri dari pencalonan,"ujar Silva, Jumat (22/10).

Pilkades serentak di OKU Selatan dijadwalkan diadakan Rabu (27/10/2021). Pilkades serentak diikuti total 73 Desa dengan 243 calon yang tersebar di 17 Kecamatan.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved