Breaking News:

Berita Nasional

Jenderal Andika Perkasa dan Doni Monardo Masuk Pada Bursa Calon Kepala BIN, Isu Reshuffle Menguat

Selain menyasar sejumlah menteri, reshuffle juga ditengarai akan menyentuh pos-pos jabatan lain, diantaranya Panglima TNI dan Kepala BIN

Editor: Slamet Teguh
Youtube TNI AD
Jenderal Andika Perkasa dan Doni Monardo Masuk Pada Bursa Calon Kepala BIN, Isu Reshuffle Menguat 

TRIBUNSUMSEL.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk pada periode kedua memimpin Indonesia.

Sejumlah tokohpun sudah membantunya untuk memimpin Indonesia.

Kini, isu reshuffle kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin terus menguat di tengah kondisi politik yang semakin dinamis. 

Selain menyasar sejumlah menteri, reshuffle juga ditengarai akan menyentuh pos-pos jabatan lain, diantaranya Panglima TNI dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) atau KaBIN.  

Terkait posisi Kepala BIN, sumber internal menyebut posisi ini akan diisi oleh sejumlah nama. 

Mereka antara lain Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Badan Intelejen Strategis (Kabais), Letjen TNI Joni Supriyanto, nama mantan Kepala BNPB Letjen TNI (Purn) Doni Monardo dan Mayjen TNI (Purn) Hartomo.

Keseluruhan nama tadi dianggap memenuhi kriteria yang layak untuk menjadi Kepala BIN.

Dua nama terakhir yakni Doni Monardo dan Hartomo adalah Jenderal TNI yang karirnya melejit di masa pemerintahan Presiden SBY.

Baca juga: Kini, Elektabilitas Ganjar Pranowo Berhasil Salip Prabowo Subianto Untuk Pilpres 2024

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Jadi Kepala BIN, Isu Reshuffle Kabinet Jokowi

Letjen TNI (Purn) Doni Monardo pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus, sementara Mayjen TNI (Purn) pernah diangkat menjadi Gubernur Akmil dan Kepala Bais TNI.

Keduanya masuk ke dalam bursa calon Kepala BIN karena dianggap memiliki kemampuan dan pengalaman intelejen.  

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved