Breaking News:

Berita Daerah

Gubernur Aceh Minta Menkominfo Blokir PUBG dan Judi Online, Resah Karena Banyak Warganya Ikut Main

Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyurati dan meminta Menkominfo Blokir PUBG dan Judi Online di kalangan masyarakat Aceh saat ini, telah membuah resah.

Editor: Slamet Teguh
dok. PUBG
PUBG Mobile Jawara Community jadi ajang bergabungnya sesama penyuga game PUBG di Indonesia. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Smartphone merupakan benda yang saat ini selalu digenggam hampir setiap orang.

Sejumlah aplikasipun berada di dalam smartphone tersebut.

Salah satunya ialah aplikasi permainan yang berbagai macam bentuknya.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyurati dan meminta Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny Gerard Plate memblokir permainan PlayerUnknown's Battleground (PUBG) dan sejenisnya, serta game judi online.

Permintaan itu dilatarbelakangi semakin maraknya penggunaan permainan PUBG dan permainan judi online di kalangan masyarakat Aceh beberapa tahun terakhir ini.

"Permintaan pemblokiran berbagai situs game online itu didasari atas Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Nomor 1 Tahun 2016 tentang Judi Online dan sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (19/10/2021).

Iswanto mengatakan, permintaan pemblokiran PUBG berdasarkan Pasal 125 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19 Tahun 2014 Tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.

Baca juga: Pemerintah Ini Larang Warganya Main Game PUBG dan Tak Boleh Gelar Kompetisi PUBG: Battlegrounds

Baca juga: Link dan Cara Laporkan Cheater PUBG Mobile, Berhadiah 10.000 UC Plus Outfit Permanen

Dalam aturan itu disebutkan bahwa masyarakat dan lembaga pemerintah dapat mengajukan pelaporan kepada Direktur Jenderal Aplikasi Informatika untuk meminta pemblokiran atas konten bermuatan negatif.

"Adapun jenis situs Internet bermuatan negatif yang ditangani yaitu pornografi dan kegiatan ilegal lainnya berdasarkan ketentuan peraturan perundangan-undangan," ujar Iswanto.

Dalam surat yang dikirim ke Menkominfo dan diteken Gubernur Aceh pada 5 Oktober 2021, dijabarkan bahwa judi online adalah permainan yang memasang taruhan uang atau bentuk lain melalui media Internet dan media sosial yang hukumnya haram.

"Pemerintah dan masyarakat wajib memberantas segala jenis perjudian," demikian bunyi poin lain dalam surat yang ditembuskan kepada Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Ketua MPU dan Kepala Dinas Komunikasi dan Persabdian Aceh.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa semakin maraknya penggunaan game PUBG dan judi online di kalangan masyarakat Aceh saat ini, telah membuat pemerintah, ulama, dan masyarakat resah.

"Maka untuk terlaksananya Syariat Islam secara menyeluruh sekaligus pengendalian dan pemblokiran terhadap konten negatif di Aceh, kami mohon kepada Bapak Menteri berkenan meminta kepada seluruh penyedia layanan telekomunikasi dan internet di Aceh agar dapat memblokir game PUBG dan game judi online sebagai tindak lanjut penerapan dari peraturan dan Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh," demikian bunyi surat tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Alasan Gubernur Aceh Minta Menkominfo Blokir PUBG dan Judi Online.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved