Breaking News:

Berita PALI

Tinggal 10 Orang Jalani Isolasi Mandiri di PALI, Satgas Covid Minta Warga Jangan Terlena

Total ada 851 kasus Corona di PALI dengan rincian sembuh sebanyak 762 kasus, meninggal ada 79 kasus, isolasi mandiri ada 10 kasus

KOMPAS.COM
Ilustrasi Corona. Tinggal 10 orang warga PALI yang terkonfirmasi Positif Covid 19 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Penyebaran kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) makin hari kian menurun.

Hal demikian dibuktikan dengan kosongnya ruangan pasien isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi. 

Sementara hanya ada 10 orang yang menjalani isolasi mandiri dikediaman masing-masing.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten PALI, Junaidi Anuar berkata bahwa untuk data update terakhir, Minggu (17/10/2021) yakni terkonfirmasi total ada 851 kasus, dengan rincian sembuh sebanyak 762 kasus, meninggal ada 79 kasus, proses penyembuhan atau isolasi mandiri ada 10 kasus, dan tidak ada pasien yang dirawat.

Kendati demikian, diharapkan Junaidi, agar masyarakat tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, meskipun ada penurunan kasus terpapar di Kabupaten PALI.

Dijelaskan, sejak awal September 2021 mulai terjadi perunan kasus.

Tetapi, meskipun ada penurunan tidak disertai pelaksanaan vaksinasi yang meningkat.

"Penurunan kasus ini tetap perlu disyukuri, namun jangan gembira berlebihan hingga buat kita terlena dan lupa protokol kesehatan, mengingat capaian vaksinasi kita masih rendah dan tentunya kami ingatkan untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, meskipun tidak ada pasien yang terpapar menjalani perawatan intensif oleh tenaga medis, Kepala RSUD PALI dr Hj Tri Fitrianti MKM, tetap mensiagakan petugasnya agar tidak lengah dan tetap waspada.

"Kalau untuk ruang rawat isolasi pasien terpapar Covid 19 Alhamdulillah bulan ini sudah tidak ada lagi yang dirawat, tepatnya terakhir satu pasien yang sudah sembuh dan pulang pada tanggal 28 September lalu," ungkap dirut yang kerap disapa dr Fitri ini.

Untuk petugas medis di RSUD PALI, lanjut ibu tiga anak ini, pihaknya tetap menyiagakan para petugas meskipun tidak ketat, dan pihaknya juga tengah fokus untuk pelaksaan vaksinasi disana.

"Petugas medis tetap siaga, ruangan juga tetap kita siagakan. Namun untuk vaksinasi kita masih menunggu kiriman dari pihak Provinsi maupun pusat." Katanya.

Baca juga: Ada Paket Hemat Sabu Rp 10-20 ribu, Kapolres PALI Bakal Berantas Bandar Narkotika

Ia juga mengingatkan pada masyarakat untuk dapat melaksanakan vaksin di RSUD PALI jika stok vaksin sudah ada. 

"Sementara ini warga bisa melakukan Vaksin di Polres PALI dan fasilitas kesehatan lainnya dan tetap menjaga protokol kesehatan," katanya (SP/REIGAN)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved