Breaking News:

PON Papua

Cerita Masa Kecil Sri Maya Sari, Atlet Lari Sumsel yang Pecahkan Rekor Nasional di PON Papua

Cerita Masa Kecil Sri Maya Sari, Atlet Lari Sumsel yang Pecahkan Rekor Nasional, Dari Kecil Hobi Berlari

Editor: Slamet Teguh
Instagram @sri_maya_sari24
Prestasi gemilang kembali dicatatkan Sri Maya Sari, atlet lari Sumatera Selatan (Sumsel) di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 

TRIBUNSUMSEL.COM - PON Papua sudah resmi berakhir.

Sejumlah prestasi berhasil diraih olhe atlet Sumsel.

Salah satunya ialah Sri Maya Sari.

Sukses membawa harum nama Sumsel di ajang nasional, membuat atlet Sri Maya Sari mendapat pujian dan apresiasi dari warga Sumsel.

Bagaimana tidak, kupek Sekayu ini berhasil memecahkan rekor nasional dalam waktu 53.23 detik di nomor lari 400 meter putri pada Selasa (12/10/2021).

Wajar saja jika atlet kelahiran Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumsel, 24 April 1994 ini mampu mematahkan rekor yang bertahan selama 37 tahun tersebut. Sebab sejak kecil Sri sudah gemar olahraga lari dan menyabet sejumlah juara.

Hal ini diungkapkan Henawati dan Kozi selaku orang tua Sri Maya Sari. Raut bangga begitu terpancar di wajah keduanya usai mengetahui sang putri yang merupakan anak bungsu ini berhasil menyabet medali emas pada PON XX Papua, Minggu (17/10/2021).

"Sejak kecil sudah sering lari-lari. Waktu SD juga sering ikut lomba dan menang. Barulah saat SMP Sri pernah dapat medali," ujar Henawati.

Baca juga: Jabar Juara Umum, Ini Jadwal dan Daftar Bintang Tamu Acara Penutupan PON XX Papua 2021

Baca juga: Daftar Perolehan Medali Kontingen Sumsel di PON Papua, Kini Sudah Lampaui Target

Sebelum berangkat ke Papua pun, Sri sempat menelpon ibunya untuk memohon doa guna kelancaran lomba yang akan dihadapinya.

"Mak tolong dia, aku mau pecahkan rekor, katanya. Jadi saya jawab amin, semoga menang dan juara," ungkap Henawati.

Selaku orangtua, dirinya hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi putrinya. Apalagi sejak menamatkan MTs di Sekayu, Sri langsung ke Palembang masuk Sekolah Olahraga Sriwijaya (SOS) di Jakabaring.

"Sri lahir di rumah ini, masa kecilnya disini, barulah saat SMA dia ke Palembang. Waktu masuk TNI AD dan bertugas di Secapaad Bandung juga lewat jalur prestasi. Tentu saja kami selaku orangtua begitu bangga," ungkapnya.

Henawati mengaku jika putrinya suka sekali makan sambal tempe. Karena itu setiap hendak masak, dirinya selalu membuatkan menu andalan Sri.

Sebagaimana diketahui, Sri merupakan satu diantara atlet atletik berprestasi andalan Provinsi Sumatera Selatan yang menyita perhatian publik karena berhasil memecahkan rekor lari 400 meter putri pada PON XX Papua belum lama ini. (dho)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved