Breaking News:

Berita Palembang

Update Kasus Dugaan Penipuan di Koperasi DHD, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Ditreskrimum Polda Sumsel menetapkan satu tersangka dugaan penipuan dan penggelapan berkedok budidaya kolam lele dikelola koperasi DHD Farm Indonesia.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Kasubdit IV PPA Polda Sumsel, Kompol Masnoni yang juga ketua Tim Khusus Penanganan kasus dugaan penipuan dalam investasi di Koperasi DHD Farm Indonesia. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ditreskrimum Polda Sumsel sudah menetapkan satu tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok budidaya kolam lele yang dikelola Koperasi Darsa Hakam Darussalam (DHD) Farm Indonesia.

Ketua Tim Khusus yang menangani kasus ini sekaligus Kasubdit IV PPA Polda Sumsel, Kompol Masnoni mengatakan, status tersangka itu sudah ditetapkan kepada IW yang tak lain Direktur Keuangan Koperasi DHD Farm Indonesia.

"Statusnya juga sudah ditahan," ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Hal ini adalah tindakan lanjut atas laporan dari seorang korban yang bernama H Mustar dengan kerugian diduga mencapai Rp.5,8 miliar.

Laporan tersebut sudah naik penyelidikan ke penyidikan.

Masnoni mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini.

Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel juga sudah melakukan penyegelan dan memasang garis polisi (police line) di kantor pusat Koperasi DHD Farm Indonesia yang terletak di Jalan Residen H Amaluddin Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Kota Palembang.

"Tujuannya kita hanya ingin supaya barang bukti tidak hilang, makanya disegel. Itu juga supaya mempermudah kita untuk mencari, menggali dan mengumpulkan barang bukti," ucapnya.

Sejauh ini, setidaknya sudah ada 45 orang yang menyampaikan aduan telah menjadi korban dari Koperasi DHD Farm Indonesia.

Tak hanya di Sumsel, laporan itu juga berasal dari wilayah Jambi, Lampung dan Bengkulu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved