Akan Rilis Film 'Tentang Ibu', Melanie Subono Terinpirasi Pesan BJ Habibie Gandeng Artis Piala Citra

Tidak tanggung tanggung, perempuan yang akrab disapa Mel ini bertindak sekaligus sebagai executive producer bersama Agung Rahadian, produser, pengaran

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Moch Krisna
instagram melanie subono
instagram melanie subono 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Melanie Subono yang selama ini lebih dikenal sebagai Musisi dan aktivis, hadir dengan sebuah film baru berjudul Tentang Ibu.

Tidak tanggung tanggung, perempuan yang akrab disapa Mel ini bertindak sekaligus sebagai executive producer bersama Agung Rahadian, produser, pengarang ide cerita sampai membantu co direct Reza Nangin yang digandengnya sebagai sutradara.

Tentang ibu dengan akar musikal ini dimainkan oleh 2 tokoh utama, yakni Jajang C Noer yang merupakan pemenang piala Citra sebanyak dua kali dan Khiva Iskak.

“Saya orang musisi, jadi pendekatan cerita yang paling saya mengerti ya dari angle musik, apalagi dibantu Dennis Nussy sebagai music director, musik menjadi bagian sangat kuat dari cerita,” kata Melanie saat hadir di Virtual Press Conference Film Tentang Ibu.

Cerita film ini ia katakan sangat sederhana, tentang seorang anak yang berkeliling Indonesia untuk mencari ayahnya dengan hanya bermodalkan foto pernikahan orangtuanya dan sebuah kain milik ayahnya .

Kain itulah yang mengarahkan dia ke 5 pulau Indonesia, dan bertemu dengan 5 kearifan, 5 lagu, 5 tradisi tapi satu kesamaan yaitu kekuatan tokoh perempuan di setiap kota.

“Pencarian selama 7 hari diiringi 5 lagu daerah ini dimulai di Banjarmasin dengan lagu Ampar Ampar Pisang, Padang dengan lagu Kampuang Nunjauh di Mato, Yogyakarta dengan lagu Lir Ilir, Sorong dengan lagu Yamko Rambe Yamko dan Ambon dengan lagu Sio Mama,” beber Melanie.

Dia mengatakan film ini didukung oleh 7 musisi nasional yakni, Prince Poetiray, Ojan Sisitipsi, Monita Tahalea, Micky Idol, Tuan 13 , Albert Fakdawer, DJ Sumantri disamping para seniman lokal tiap daerah .

Selain diputar di Rusia pada 2 Oktober lalu dan sedang berjuang di Toronto Women Film fest dan Hongkong Youth Film Fest, Tentang Ibu sudah memenangi berbagai festival film Indie di dunia.

“BALI 4th Dimension Independent Film (Best Narrative Feature) dan Independent Awards (Best Trailler & Best Film), Netherland Pure Magic International Film Festival (feature film), Russia Halo International Film Festival (Best Feature Film), INDIA Rameshwaram International Film Festival (Best International Feature Film) dan Singapore World Film Carnival (Narrative Features above 40 min & Debut Film Maker),” jelasnya.

Untuk yang ingin menonton film Tentang Ibu, bisa ditonton di Vidio.com mulai 1 Desember dan tepat pada hari Ibu di SCTV pada 21 Desember mendatang.

“Kami tidak berhenti disini, ini adalah gerakan. Kami mencari mereka yang punya produk lokal untuk kami buatkan UMKM, mereka yang cinta lagu daerah untuk kami produseri, mereka yang bisa membuat film mengangkat area dan budayanya akan kami beri modal buat film,” ujarnya.

Dan lainnya dalam dua bulan kedepan. Bisa di cek link di bio Instagram @tentangibu.id.

“Saya percaya, mencintai ibu, ibu bumi, ibu pertiwi adalah bentuk dan cara berjuang dan mencintai Indonesia, sama seperti Eyang almarhum B J Habibie yang berjuang untuk negara melalui teknologi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved