Breaking News:

Tips dan Trik Mobil

Jangan Dibantah Lagi, Ini Alasan Mesin Mobil Harus Mati Saat Mengisi BBM

Mesin mobil tak dimatikan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) menyebabkan kebakaran di SPBU.

Editor: Siemen Martin
KOMPAS.com
Unsur terbentuknya suatu api yang dimaksud ialah uap BBM saat pengisian, oksigen, dan sumber api. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mesin mobil tak dimatikan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) menyebabkan kebakaran di SPBU.

Salah satu aturan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang telah terpampang jelas ialah mewajibkan pengemudi mobil untuk mematikan mesin kendaraan selama pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut tidak berlebihan mengingat manfaat dan risiko yang akan ditimbulkan bila terjadi kelalaian.

Namun, masih saja terdapat pengemudi yang mengabaikannya dengan berbagai alasan.

"Perlu diingat, mesin mobil yang menyala sudah lengkap unsur terbentuknya api. Maka, sangat besar potensi kecelakaan seperti kebakaran saat pengisian dengan membiarkan mesin terus aktif," kata Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, Minggu (3/10/2021).

Unsur terbentuknya suatu api yang dimaksud ialah uap BBM saat pengisian, oksigen, dan sumber api.

Adapun sumber api dalam kondisi terkait ialah panas mesin, kelistrikan yang tidak sempurna, busi atau pengapian mesin, dan lain hal-hal lain di kerja mesin.

Pernyataan serupa dikatakan oleh Kepala SPBU Pertamina Cikini dan Pramuka, Paimin, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Perseroan selalu meminta mesin kendaraan agar dimatikan selama proses pengisian BBM berlangsung.

"Saat proses pengisian ke tangki kendaraan akan ada uap yang keluar dari tangki, sehingga sangat berbahaya terjadinya segitiga api atau panas yang cukup dari mesin, udara, oksigen, dan bahan bakar," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved