Breaking News:

Advertorial

Opening Sriwijaya Law Fair 2021 Berlangsung Lancar dan Sukses

Badan Otonom Law Intellectual Society (BO LAWCUS) Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya telah berhasil menyelenggarakan Opening Sriwijaya Law Fair 2021

Editor: Siemen Martin
ist
Sriwijaya Law Fair 2021 merupakan agenda perdana yang diadakan oleh Badan Otonom Law Intellectual Society (BO LAWCUS) FH UNSRI. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Badan Otonom Law Intellectual Society (BO LAWCUS) Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya telah berhasil menyelenggarakan Opening Sriwijaya Law Fair 2021 sekaligus Seminar Nasional dengan tema “UU Cipta Kerja : Implikasi Terhadap Proteksi Pekerja Dalam Perspektif Hukum Positif Indonesia”. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui media Zoom Meeting, Sabtu (2/10/2021).

Seminar Nasional Sriwijaya Law Fair 2021 diikuti oleh 500 lebih peserta yang berasal dari mahasiswa, akademisi, praktisi, dan masyarakat umum se-Indonesia.

Adapun kegiatan Seminar Nasional ini merupakan salah satu serangkaian acara dari Sriwijaya Law Fair 2021 yang terdiri juga dari Lomba Debat Hukum, Esai Hukum dan Desain Infografis Hukum.

Ketua Pelaksana Sriwijaya Law Fair 2021, Fauqa Shafa Qurbani, yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Angkatan 2020 berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh mahasiswa/i se-Indonesia dan masyarakat umum.

Narasumber Seminar Nasional Sriwijaya Law Fair 2021
Narasumber Seminar Nasional Sriwijaya Law Fair 2021 (ist)

“Webinar ini merupakan suatu wadah bagi para mahasiswa/i, akademisi maupun masyarakat umum untuk saling berdiskusi dan berbagi pengetahuan mengenai Undang-undang Cipta Kerja yang isunya masih hangat sampai saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Umum Badan Otonom Law Intellectual Society (BO LAWCUS) FH UNSRI, Muhammad Ridwan Jogi, mengatakan urgensi daripada kegiatan ini diadakan.

“Pentingnya kegiatan ini diadakan yaitu agar dapat menjadi media diskusi bagi kita semua mengenai Proteksi Pekerja pasca disahkannya UU Cipta Kerja tahun 2021,” ujarnya dalam kata sambutan.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya yaitu Dr. Mada Apriandi, S.H. MCL.

“Semenjak adanya RUU Cipta Kerja telah menimbulkan polemik dan perdebatan yang luar biasa sehingga setelah menjadi UU pun tetap menjadi perdebatan di masyarakat. Oleh karena itu, penting sekali untuk didiskusikan agar kita mendapatkan perspektif yang berbeda mengenai hal ini,” ucapnya.

Seminar Nasional ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya yakni, Bpk. Anwar Sanusi, Ph.D. (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI), yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Agatha Widianawati, S.H., M.H., (Ditjen PHI dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI), Ir. Said Iqbal, ME., (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI), Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum. (Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan FH UGM), Armand Hasim, S.H., (Managing Partner at Daud Silalahi & Lawencon Associates), dan Rr. Erna Wisnu Wardhani, S.H., (Associate at Daud Silalahi & Lawencon Associates).

Dalam kesempatan penutup, para narasumber sangat berterima kasih dan senang dapat diberi ruang untuk mensosialisasikan UU Cipta Kerja dan berbagi ilmu kepada semua peserta dari berbagai kalangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved