Porprov OKU Raya
Kirim 300 Atlet pada Porprov ke-13 di OKU Raya, Ini Harapan Dispora OKI
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten OKI, Muhammad Refly mengatakan para atlet akan mengikuti 29 Cabang Olahraga (Cabor) dari 35 Cabor.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengirimkan 300 atlet terbaik yang siap berlaga pada ajang dua tahunan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XIII.
Laga olahraga tersebut akan diselenggarakan di wilayah OKU Raya (Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan) pada November 2021 mendatang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten OKI, Muhammad Refly saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com mengatakan para atlet tersebut hanya akan mengikuti 29 Cabang Olahraga (Cabor) dari 35 cabor yang diperlombakan.
"Untuk saat ini, kita sedang pada proses penjaringan atau seleksi atlet. Rulesnya nanti, setelah seleksi dan sudah mendapatkan kerangka tim atau kerangka atlet maka kita akan melakukan TC (Training Center) untuk persiapan Porprov," ungkapnya, Minggu (3/10/2021) pagi.
Dikatakan Refly, Dispora hanya sebatas memfasilitasi keperluan yang dibutuhkan para atlet sedangkan proses seleksi atlet diserahkan kepada pengurus cabornya masing-masing.
"Kita punya pelatih, baik pelatih fisik, tehnik, atau pemandu bakat. Dispora hanya memfasilitasi untuk kebutuhan TC atau pelaksanaan Porprov, sedangkan yang melakukan pembinaan ialah KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)," bebernya.
Dijelaskan Refly, TC perlu dilakukan untuk pengembangan terutama olahraga tim, seperti sepakbola atau voli karena atlet berasal dari seluruh penjuru kecamatan. Contohnya, ada dari Air Sugihan, Mesuji, dan juga Lempuing Jaya.
"TC membangung kekompakan di antara mereka. Dalam mencari atlet, kita harus selektif mungkin tidak hanya asal cabut atlet supaya hasilnya maksimal," terangnya.
Meski pun kabupaten OKI belum pernah mendapatkan gelar juara umum dalam pagelaran Porprov, namun Pemkab OKI melalui Dispora rajin mengirim atlet guna mengikuti ajang dua tahunan tersebut.
"Walaupun mengikuti Porprov bukan kewajiban, namun kalau kita tidak berpartisipasi maka akan merasa malu,"
"Sedangkan tentang juara umum kita memang belum pernah meraihnya, namun untuk peringkat pada Porprov XI di Palembang tahun 2017 lalu, OKI meraih peringkat ke-13. Dan pada Porprov XII di Prabumulih tahun 2019, peringkat kita masih bertahan di posisi 13, tetapi perolehan medalinya naik," jelas Refly.
Baca juga: Update Penemuan Mayat Mr X di Sungai Komering OKI, Ciri-ciri Mayat Pria Berusia 35 Tahun
Refly berharap target di Porprov tahun ini, kabupaten OKI dapat masuk peringkat sepuluh besar. Untuk bisa mendapatkan peringkat ditentukan oleh perolehan medali para atlit.
"Kita berfikir optimis namun tetap realistis, disesuaikan dengan persiapan. Sebab mencetak atlit itu tidak semudah membalik telapak tangan, kerena ada tahapan-tahapan atau pembinaan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kepala-dinas-pemuda-dan-olahraga-kabupaten-oki-muhammad-refly.jpg)