Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Tak Ada Kabar, Ratusan Pelamar CPNS Kota Lubuklinggau Tak Lolos

Ratusan Pelamar CPNS Kota Lubuklinggau 2021 tidak mengikuti test SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) 

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau Yulita Angraini 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Sebanyak 142 peserta test SKD (Seleksi Kompetensi Dasar)  Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021 di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) tak lolos.

Pasar peserta yang tak lolos ini, tidak hadir mengikuti pelaksanaan tes hingga hari terakhir pelaksanaan SKD CPNS hari ini Jumat (1/10/2021).

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau Yulita Angraini menyampaikan, 142 peserta tersebut tidak hadir tanpa memberikan keterangan kepada panitia.

"142 orang ini otomatis kita nyatakan gugur karena tidak hadir tanpa kabar kepada panitia," ungkap Yulita pada Tribunsumsel.com.

Yulita menyebutkan untuk hari pertama yang tidak hadir sebanyak 24 peserta, hari kedua  sebanyak 51 peserta, hari ketiga sebanyak 54 peserta, hari ke empat sebanyak 10 peserta dan hari ke lima sebanyak tiga peserta.

"Sementara yang positif Covid-19 sebanyak empat orang, untuk empat orang ini kita akan lakukan penjualan ulang ke BKN pusat dan test kembali," ujarnya.

Hanya saja untuk jadwal testnya dari empat itu baru dua orang yang sudah keluar yakni pada tanggal 11 Oktober mendatang dua-duanya di sesi pertama.

"Sementara untuk dua orang peserta lainnya masih menunggu penjadwalan dari BKN VII Sumsel, termasuk lokasinya untuk sementara tetap di SMKN 2 Lubuklinggau," ungkapnya.

Yulita juga menjelaskan terkait mengapa empat orang tersebut tidak menggunakan ruang khusus yang disediakan untuk pasien Covid-19, karena ruangan yang disediakan khusus Covid-19 tersebut khusus untuk peserta dengan suhu tubuh di atas  37 derajat.

"Sementara empat orang ini memang sejak awal sudah mengkonfirmasi bahwa mereka terpapar Covid-19," terangnya.

Lanjut Yulita, saat pelaksanaan selama lima hari ini sempat terjadi kendala pemadaman listrik, namun khusus ruang peserta telah dibuat sistem otomatis apabila ada pemadaman genset langsung hidup.

Baca juga: Mengenal Kadiskominfo Lubuklinggau Erwin Armeidi, Pernah Wamil Seangkatan Mayjen TNI Kunto Arief

"Kendala kemarin sempat mati lampu, kita koordinasi dengan PLN katanya karena alam, hampir kurang lebih 30 menit, untung kita sudah menyiapkan genset," ungkapnya.

Kemudian untuk tahapan selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), untuk sistemnya masih sama yakni bila formasinya satu dikalikan tiga.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved