Setiap Hari Ditemukan Serangan Cyber, Cegah Pakai Small Board Computer Network Security Appliances

Setiap Hari Ditemukan Serangan Cyber, Cegah Pakai Small Board Computer Network Security Appliances

ist
Setiap hari ditemukan celah keamanan dan cara-cara eksploitasi yang dapat digunakan untuk mengancam keamanan sistem komputer 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pengamanan siber sejak beberapa dekade terakhir mengalami peningkatan.

Hal Ini diikuti kerugian organisasi akibat serangan cyber yang juga meningkat dengan pesat,

“Setiap hari ditemukan celah keamanan dan cara-cara eksploitasi yang dapat digunakan untuk mengancam keamanan sistem komputer,” ujar ketua tim pengabdian Unsri dari program studi sistem komputer Universitas Sriwijaya, Ahmad Heryanto.

Ahmad mengatakan menurut basis data Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) pada 2021 telah tercatat 154.972 celah keamanan sistem komputer dari berbagai vendor di seluruh dunia⁠⁠.

“Di era internet, serangan cyber telah menjadi ancaman serius dan terus berevolusi dengan bentuk yang bervariasi. Malware seperti virus, trojan, ransomware, dan bot telah digunakan oleh threat actor sebagai senjata dalam membentuk serangan cyber terhadap victim,” bebernya di depan peserta diikuti oleh 19 orang perwakilan dari beberapa perusahaan di Palembang ini.

Malware menjadi ancaman yang sangat potensial untuk membuat keamanan komputer lebih rentan.

“Network Intrusion Detection System (NIDS) dan Intrusion Prevention System (IPS) semakin menarik perhatian sebagai solusi untuk mengatasi ancaman keamanan cyber pada internet,” kata Ahmad.

Dia menjelaskan Intrusion Detection System (IDS) adalah perangkat lunak yang otomatis melakukan deteksi intrusi pada jaringan yang dimonitoring.

Sementara Intrusion Prevention System (IPS) adalah perangkat lunak yang memiliki kemampuan IDS dan juga yang menghentikan kemungkinan insiden.

“Saat ini telah banyak beredar perangkat NIDPS dari berbagai vendor, akan tetapi perangkat ini masih memiliki harga jual dan biaya perawatan yang expensive, sehingga sulit untuk menjangkau Small Office and Home Office (SOHO),” katanya.

Pada tahun 2020, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya telah mengembangkan alat penangkal serangan cyber berbasis Small Board Computer Network Security Appliances, alat tersebut telah mendapatkan hak cipta dengan nomor permohonan EC00202050074 dan telah di terima pada tanggal 16-11-2020.

Alat ini merupakan alat hasil penelitian yang telah dikembangkan sejak tahun 2015.

“Pada penelitian yang kami kembangkan telah menghasilkan berbagai publikasi prosiding dan jurnal terindek SINTA, Scopus (Q1-Q4) dan WOS. Serta protipe industri Network Security Appliances,” jelasnya.

Dengan adanya Small Board Computer (SBC) memungkinkan individu untuk mendapatkan perangkat dengan harga yang terjangkau, portabel, dan hemat daya.

“IDS/IPS ini diharapkan akan dapat mewujudkan sistem yang lebih selektif dan responsif dalam menentukan mana yang merupakan normal traffic dan mana yang merupakan akses malicious traffic, dan mewujudkan system yang memiliki efisiensi sumber daya,” kata Ahmad.

Agar protipe alat network security appliances ini dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengamankan jaringan komputer dari ancaman serangan cyber maka Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Sistem Pencegahan Serangan Cyber Menggunakan Small Board Computer Network Security Appliances

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved