Berita Regional

Ibu Ini Menjerit Minta Bantuan Warga, Pulang Kerja Temukan 2 Anak Balitanya Tewas

Betapa kagetnya DS sepulang kerja melihat kedua anaknya sudah mengapung di dalam kolam ikan di sebelah rumahnya

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Pixabay/Rainer_Maiores
Ilustrasi balita : Kakak beradik warga Kelurahan Sekip, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, tenggelam di kolam, Rabu (29/9/2021) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, RIAU-Seorang ibu berinisial DS, menjerit meminta bantuan warga Kelurahan Sekip, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Rabu (29/9/2021) pagi.

Wanita berusia 37 tahun ini kaget ketika melihat dua anaknya berinisial OMK (4 tahun) perempuan, dan adiknya FAP (2 tahun), telah mengapung di kolam.

Kakak beradik ini ditemukan tewas di kolam ikan dekat rumah mereka.

Warga yang mendengar teriakan DS, segera berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP).

Warga langsung mengangkat jasad kedua korban dari dalam kolam.

Kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Sipayung untuk mendapat pertolongan medis.

Namun, nyawa keduanya tidak tertolong.

Baca juga: Viral Kuli Angkut Bawa Banyak Barang Cuma Dibayar Rp 50 Ribu, Begini Nasibnya Sekarang

Jenazah kakak beradik itu sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

"Benar, kedua korban kakak beradik. Keduanya berinisial OMK (4) perempuan, dan adiknya FAP (2)," ujar Pejabat sementara (Ps) Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kepolisian, kedua korban tewas tenggelam di dalam kolam ikan berukuran 4x4 meter dengan kedalaman 180 sentimeter.

Awalnya, kedua korban ditinggal kerja oleh ayah dan ibu mereka pukul 07.40 WIB.

Sang ayah, A (38) pergi bekerja memanen sawit, sedangkan ibu korban, DS (37) pergi bekerja di rumah tetangga.

Pada pukul 09.00 WIB, ibu korban pulang ke rumah setelah selesai bekerja. Namun, setibanya di rumah, DS tak menemukan kedua buah hatinya.

Dia kemudian mencari dua bocah tersebut. Betapa kagetnya DS melihat kedua anaknya sudah mengapung di dalam kolam ikan di sebelah rumahnya.

"Ibu korban seketika menjerit meminta bantuan warga sekitar, dan warga pun berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP). Warga langsung mengangkat jasad kedua korban dari dalam kolam," kata Misran.

"Pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan visum et repertum dan mengikhlaskan kejadian yang dialami kedua korban," ujar Misran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved