Breaking News:

Kabar Gembira, Pemprov Sumsel Gelar Lagi Pemutihan Pajak Mulai 1 Oktober - 31 Desember 2021

Kabar gembira, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Prawira Maulana
Instagram @bapenda_sumsel
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Pendapatan Daerah menggelar program pemutihan denda bunga pajak kendaraan bermotor untuk masyarakat sumatera selatan. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kabar gembira, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel memberikan keringanan pajak untuk masyarakat Sumsel.

"Iya kita akan lakukan pemutih pajak kendaraan bermotor," kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai usia Pembukaan Bazar UMKM Bersama Sumsel Maju di Garden Rambang Semesta Palembang, Selasa (28/9/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemutih pajak kendaraan bermotor ini mau nunggak sehari, setahun, dua tahun, tiga tahun dan seterusnya maka dendanya akan dihapuskan.

"Sebelumnya memang kita sudah pernah melakukan pemutihan pajak kendaraan bermotor. Namun belum maksimal, sehingga kita putihkan pajak kendaraan ini agar lebih maksimal lagi," kata Deru.

Menurut Deru, dengan dilakukan pemutih pajak kendaraan juga sebagai pelayanan yang diberikan untuk memulihkan ekonomi. Supaya pemilik kendaraan tidak terbebani dengan denda-denda administratif.

Sebagai informasi pemutih pajak kendaraan bermotor ini berlaku dari tanggal 1 Oktober hingga 31 Desember 2021. 

Pemutih pajak kendaraan bermotor berupa, pembebasan pajak kendaraan bermotor progresif. Lalu penghapusan sanksi administrasi denda bunga pajak kendaraan bermotor dan denda bunga bea balik nama kendaraan bermotor.

Sementara itu Kepala Bapenda Provinsi Sumsel Neng Muhaibah mengatakan, tetap optimis bisa mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) yang ditentukan. 

"Hingga akhir September, target pendapatan asli daerah (PAD) untuk lima jenis sektor pajak diharapkan terealisasi 75 persen," katanya. 

Untuk pajak kendaraan bermotor (PKB), target tahun ini sebesar Rp 958,7 miliar, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp 926,3 miliar, pajak air permukaan (PAP) Rp 12 miliar, pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) Rp 827 miliar dan pajak rokok  Rp 528 miliar. Total target PAD yang ditetapkan mencapai Rp 3,23 triliun. 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved