Breaking News:

Berita Empat Lawang

Profil Irjen Napoleon, Terpidana Suap yang Aniaya Tahanan M Kece, Pensiun Ingin Pulang Kampung

Napoleon di kampung halamannya akrab disapa dengan sapaan Buyung. Ketika ia pulang kampung biasanya menginap di rumah kakak dari ayahnya.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Desa Batu Pance, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang kediaman orang tua Irjen Pol Napoleon Bonaparte, terpidana suap yang dilaporkan menganiaya tersangka penista agama M Kece, Kamis (23/9/2021). 

Adik ipar Irjen Napoleon, Saropi (45) mengatakan jenderal bintang dua tersebut mempunyai rencana ingin membangun rumah di Desa Batu Pance.

"Kak Buyung berencana untuk menetap di sini kalau sudah pensiun. Terakhir beliau pulang sekitar bulan Juli 2020 kemarin ke dusun," katanya.

Napoleon dikenal di kampungnya sebagai pribadi yang ramah, ia acap kali memberikan motivasi kepada sanak saudara maupun retangga yang bertamu.

"Banyak tamu di rumah saya kalau Buyung pulang kampung, kadang mereka mengobrol sampai larut malam dan pagi," Kata Mida, istri Saropi.

Mida juga menambahkan Napoleon juga sering memberikan motivasi untuk mereka yang ingin masuk polisi.

"Apa lagi kalau ada yang ingin masuk polisi dengan senang hati kak Buyung pasti ajarkan dan beri tahu syarat masuk polisi, bahwa nilai musti bagus, postur tubuh dan kesehatan juga harus bagus," Katanya.

Muhammad Seri, ayahanda Napoleon ketika pensiun membuka Kursus Bahasa Inggris di Kecamatan Tebing Tinggi.

"Dari ayahnya memang ramah kepada semua orang, baik itu keluarga ataupun kerabat lain, beliau juga sering bercerita mengenai masa perjuangan Timor Timur, cerita budaya dan sejarah," tutupnya.

Baca juga: Gubernur Herman Deru Soal Alex Noerdin Tersangka Masjid Sriwijaya: Enggak Mungkin Saya Kesenangan

Dikutip dari sejumlah sumber, Napoleon merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 dan berpengalaman di bidang reserse. Dia pernah menjabat Kapolres Ogan Komering Ulu Polda Sumsel, pada 2006.

Dua tahun kemudian, Napoleon yang juga memiliki nama lain Napo Batara diangkat menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Sumsel. Lalu Direktur Reskrim Polda DIY, pada 2009.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved