Ubahlaku
Penyintas Covid-19 di Palembang Ajak Orang yang Sudah Sembuh Donor Plasma untuk Bantu Pasien
Penyintas Covid-19 di Palembang Ajak Orang yang Sudah Sembuh Donor Plasma untuk Bantu Pasien
TRIBUNSUMSEL.COM - Arfan seorang penyintas Covid-19 mengajak sesama penyintas untuk mendonor plasma atau konvalsen.
Ia mengaku setelah sembuh Covid-19 langsung memberikan darahnya.
"Sudah tiga kali saya donor plasma," kata dia.
Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang mengaku kesulitan menyiapkan stok plasma konvalesen.
Faktornya karena sedikitnya penyintas Covid-19 yang mau mendonorkan plasma.
"Kami terus berupaya sosialisasi agar penyintas bersedia donor membantu pengobatan masyarakat yang positif terinfeksi virus tersebut," kata Ketua PMI Palembang, Fitrianti Agustinda.
Dalam plasma darah, terdapat antibodi yang muncul sebagai respon tubuh ketika terinfeksi suatu virus atau bakteri, termasuk virus corona.
Pemanfaatan plasma konvalesen penyintas merupakan salah satu metode imunisasi pasif yang dilakukan dengan memberikan plasma kepada pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, penyintas yang sudah sembuh dari COVID-19 dinyatakan sehat dan
bebas gejala selama 14 hari setelah sembuh, memperlihatkan hasil tes usap PCR negatif, dapat menghubung
petugas unit donor darah (UDD) PMI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/penyintas-covid-19-sedang-mendonorkan-plasma-konvalesen-di-pmi-kota-tangsel.jpg)