Anggota DPR Peduli Juga Pada Kualitas Karet, Minta Petani Kelola Sesuai Standar Perusahaan

Angggota komisi IV DPR RI Renny Astuti bersama dengan kementerian pertanian, mengimbau masyarakat untuk melakukan pengolahan karet

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
DPRRI
Bimbingan teknis bersama Kementerian Pertanian Direktorat Perkebunan dan Kunjungan Dapil di Desa Aer Senggeres Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin, Sabtu (18/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Angggota komisi IV DPR RI Renny Astuti bersama dengan kementerian pertanian, mengimbau masyarakat untuk melakukan pengolahan karet sesuai dengan standar perusahaan, sehingga karet ditingkat petani berkualitas dan harga karet akan mengalami kenaikan. 

"Dengan sosialisasi ini diharapkan pengolahan karet yang dilakukan masyarakat, sesuai dengan standari dari pihak perusahaan. Para petani harus diajarkan bagaimana mengolah karet sesuai keinginan perusahaan hal ini tidak lain agar harga karet ditingkat petani stabil sesui dengan harga pasaran,"kata Renny yang diwakili Tenaga Ahli sebagai pembicara dalam bimbingan teknis bersama Kementerian Pertanian Direktorat Perkebunan dan Kunjungan Dapil di Desa Aer Senggeres Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Renny, harapan utamanya agar pengolahan karet yang dilakukan petani sesuai standar perusahaan. Sementara perusahaan bisa membeli karet dengan harga kompetitif.

"Dengan sosialisasi yang dilakukan oleh seluruh stakeholder, maka pengolahan karet oleh para petani semakin baik," jelas Renny.

Perkebunan karet di Banyuasin sangat besar milik masyarakat karena mulai dari mulai menanam, membesarkan, panen, sampai menjual dilakukan oleh masyarakat itu sendiri.

Menurut Politikus Gerindra ini, bagi semua masyarakat, tentunya tidak ingin mendapatkan produk yang mengecewakan dan tidak sesuai dengan keinginan. Dengan begitu, penting sekali untuk menentukan dan memilih pihak industri karet yang memang memberikan penawaran dan hasil produk yang selaras. 

"Bahkan memiliki kualitas dan pelayanan yang itu. Untuk menentukan bagaimana standar perusahaan pengolahan karet yang dilakukan selama ini," tandas Renny.

Kegiatan tersebut hadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Banyuasin, Ditjen Perkebunan, perangkat kecamatan dan desa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved