Breaking News:

Berita Palembang

Pembobol Dua ATM Bank Mandiri di Palembang Belum Juga Tertangkap, Ini Kata Polisi

Kasus pembobolan di dua ATM Bank Mandiri dalam satu hari yang terjadi beberapa waktu lalu, saat ini pelakunya belum tertangkap.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Prawira Maulana
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi menjelaskan segera memanggil pemilik Cafe RD. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus pembobolan di dua ATM Bank Mandiri dalam satu hari yang terjadi beberapa waktu lalu, saat ini pelakunya belum tertangkap.

Dua ATM yang dibobol oleh pelaku yakni berlokasi di SPBU Golf Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur II, dan di Jalan Tanjung Api-Api, Sukarami Palembang.

Akibatnya, total uang senilai Rp 41,3 juta dari kedua ATM raib digondol pelaku. 

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses lidik dengan mempelajari rekaman CCTV dan mencari keberadaan pelaku

"Pelaku pembobol dua ATM masih dalam lidik kami. Jumlah pelaku masih belum diketahui ada berapa orang, " kata Kompol Tri, Kamis (16/9/2021). 

Meski masih lidik pihaknya telah mendapatkan beberapa titik terang dengan mencoba melakukan pencarian terhadap pelaku. 

Selain itu Jatanras Polda Sumsel pun juga ikut melakukan pengejaran.

"Kita juga mencoba melakukan pengejaran. Sementara itu  Jatanras Polda Sumsel juga sudah bergerak menangkap pelaku," jelasnya. 

Sebelumnya, PT Kelola Jaya Artha yang merupakan pihak vendor atau pengelola mesin ATM melalui Abdi Setiawan (26) selaku pelapor, mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian tersebut. 

Pelapor yang saat itu hendak melakukan pengecekan dan pengosongan pada kedua ATM tersebut mendapati uang yang ada di dalam mesin ATM berkurang atau hilang dan sudah dirusak oleh pelaku. 

Setelah dilakukan pengecekan di CCTV pada masing-masing ATM diketahui bahwa pelaku diduga berjumlah dua orang atau lebih, telah melakukan pembobolan.

Dengan modus menarik uang ATM lalu pelaku mengganjal dengan alat bantu. Uang curian ditarik secara paksa bersamaan, dan perbuatan tersebut ini dilakukan berulang kali.
 

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved