Breaking News:

INFO PENTING: Akhirnya Kemenkes Segera Tambah Dosis Vaksin Untuk Sumsel

Langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel bersama Komisi V DPRD Sumsel melakukan jemput bola, meminta tambahan dosis vaksin

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
DPRD SUMSEL
Komisi V DPRD Sumsel kunjungan ke Kemenkes RI diterima Ditjen P2P. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel bersama Komisi V DPRD Sumsel melakukan jemput bola, meminta tambahan dosis vaksin untuk Sumsel ke Kemenkes RI membuahkan hasil. 

Meski begitu, ada syarat yang diberikan Kementerian Kesehatan agar terwujud, 
yaitu Dinkes Provinsi harus aktif mengupdate data distribusi Vaksin se Sumsel serta memperbanyak Sentra Percepatan Vaksin di Sumsel. 

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli, saat dikonfirmasi sesaat selepas kunjungan ke Kemenkes RI diterima Ditjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) menginformasikan permohonan penambahan vaksin untuk Sumsel disetujui. 

"Alhamdulillah, telah disetujui, tapi syaratnya Dinkes Sumsel harus aktif meng-update data distribusi vaksin se-Sumsel. Selain itu harus memperbanyak sentra percepatan vaksin yang ada di Sumsel," kata Syaiful melalui sambungan ponsel, Rabu (15/9/2021). 

Disampaikan politisi PKS itu, saat kunjungan yang diterima Plt Dirjen P2P Kemenkes RI dr Maxi Reib Rondonuwu ini dipaparkan kondisi terkini kuota vaksin di Sumsel yang terbatas. 

Dari jumlah sasaran Vaksin untuk Sumsel  sebanyak 6.303.096 juta orang. Sementara, kebutuhan Vaksin (2 dosis/orang) total nya 12.606.192 juta dosis vaksin.

"Sebagai gambaran, jumlah Faskes Vaksinasi Sumsel 457 layanan (Puskesma, Rumah Sakit,Klinik) dengan kemampuan Vaksinasi harian 150 orang. Artinya perhari kebutuhan Vaksin 457 x 150 orang sebanyak 68.550 orang perhari," bebernya.

Total dosis vaksin diterima Sumsel sampai hari ini berjumlah 2.926.000  juta dosis dari target 6,3 juta orang, atau (12,6 jt Dosis) jd Sumsel masih kurang 9,7 jt Dosis Vaksin.

Sedangkan kuota yang diterima Sumsel saat ini 365 ribu dosis perbulan, dan yang sudah terdistribusi sebanyak  2.800.870  juta  dosis, dengan rincian yang distribusi vaksinasi tahap 1 sebanyak 1.476.266 dosis (23,42%) orang yang divaksin dan tahap Vaksinasi kedua baru 13,22%. 

"Jadi dosis sampai akhir tahun Sumsel kekurangan 9,7 dosis, maka perbulan Sumsel butuh kuota vaksin sebanyak 3,2 juta dosis vaksin," tandasnya.

Selain soal dipenuhinya permohonan penambahan kuota vaksin, kabar gembira lain juga bagi vaksinator atau petugas vaksin yang berjumlah 3.300 orang di Sumsel.

Berdasarkan PMK kemenkes RI nomor HK. 01.07/Menkes/4723/2021 tentang Juknis penganggaran Vaksinasi  maka dlm Vaksinator berhak di berikan Honor dan dianggarkan di Provinsi utk Rumah Sakit Provinsi dan Kabupaten,/Kota utk Puskesmas dan Rumah sakit di Daerah

"Vaksinator berhak di berikan Honor dan dianggarkan di Provinsi untuk Rumah Sakit Provinsi dan Kabupaten/Kota, sedangkan untuk Puskesmas dan Rumah sakit di Daerah yg diambil dari alokasi DAU dan DAK tahun 2021," pungkasnya. 

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved