Breaking News:

Berita Palembang

BPJS Kesehatan dan PMI Kota Palembang Bantu Pasien Covid-19 lewat Aksi Donor Darah

Kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen oleh BPJS Kesehatan Cabang Palembang digelar sebagai wujud kepedulian terhadap sesama,

Editor: Yohanes Tri Nugroho
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang menggelar kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen, Kamis (12/08/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang menggelar kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen, Kamis (12/08).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Rudhy Suksmawan Hardhiko mengatakan bahwa kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen ini digelar sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya pasien Covid-19 di wilayah setempat. 

"Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada peserta, baik peserta JKN-KIS maupun masyarakat pada umumnya. Kita melakukan aksi sosial ini mengingat kebutuhan darah dan plasma konvalesen sangat diperlukan di tengah pandemi Covid 19 yang sedang dihadapi bangsa Indonesia," jelas Rudhy.

Ia pun berharap dengan adanya donor darah dan donor plasma konvalesen yang didakukan oleh pegawai BPJS Kesehatan Cabang Palembang dapat membantu PMI dalam mencukupi ketersediaan darah yang dibutuhkan masyarakat.

Manajer Kualitas PMI Kota Palembang, dr. Ajeng Intan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPJS Kesehatan Cabang Palembang yang telah melakukan gerakan donor darah dan donor plasma konvalesen.

"Di masa Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti sekarang ini, PMI sangat kekurangan sekali stok darah sedangkan permintaan masih tinggi. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah membantu ketersediaan stok darah di Kota Palembang," ungkap Ajeng.

Lebih lanjut Ajeng menambahkan bahwa donor darah dan donor plasma konvalesen yang dilakukan nantinya akan dijadikan sebagai stok darah di PMI Kota Palembang. Ajeng mengakui, sebelumnya, terutama dimasa pandemi Covid-19, PMI Kota Palembang sulit mendapatkan pendonor darah sukarela. Untuk mencukupi permintaan darah berasal dari pendonor pengganti.

"Semenjak pandemi Covid-19 pendonor sukarela memang sulit, karena mungkin orang takut tertular Covid, dan akhirnya lebih banyak pendonor darah pengganti dari keluarga pasienbketimbang pendonor sukarela,” ujarnya.

Selama ini permintaan rumah sakit, menurut Ajeng, bisa mencapai 150 kantong per hari. Sedangkan pendonor berada di kisaran 100 sampai 200 pendonor per hari. Ia pun berharap kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dapat diikuti oleh instansi-instansi lain untuk menambah stok darah di PMI. (RW/md)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved