Mayat Ibu dan Anak di Bagasi

Minta Dibacakan Yasin 40 Kali, Amalia 'Datangi' Keluarga Lewat Mimpi, Update Pembunuhan di Subang

Pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang masih misteri. Amalia salah satu korban datangi keluarga lewat mimpi

Editor: Weni Wahyuny
TRIBUN JABAR
Yeti Mulyati (60) saat menunjukan foto keluarga dari Tuti korban pembunuhan di Subang. Ia bercerita mimpi keluarga soal sosok Amalia 

TRIBUNSUMSEL.COM - Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Ibu dan anak bernama Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas di bagasi mobil Alphard yang terparkir di halaman rumahnya pada Rabu (18/8/2021) lalu di Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

Hampir dua minggu kasus tersebut berjalan, namun pelakunya kini masih misteri.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan hingga upaya lainnya dilakukan polisi.

Saat polisi masih menyelidiki kasus tersebut, Mendiang Amalia Mustika Ratu mendatangi keluarga besarnya melalui mimpi.

Hal itu diceritakan kakak Tuti sekaligus uwak Amalia, Yeti Mulyati (60).

Yeti menyampaikan bahwa mendiang Amalia mendatangi mimpi kakak sepupu korban Tuti.

"Kalau saya pribadi belum pernah terbawa mimpi. Tapi kemarin saudara saya menelepon ke saya, katanya Amalia ada di dalam mimpinya," kata Yeti di kediamannya, Minggu (29/8/2021).

Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat disalah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021).
Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat disalah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). (Tribu Jabar / Dwiki)

Yeti mengungkapkan bahwa Amalia mendatangi saudara kakak sepupunya itu melalui mimpi dengan wajah penuh darah.

Selain itu, kata Yeti, Amalia meminta keluarganya terus membacakan yasin selama 40 kali.

"Mimpinya ada kedatangan Amalia yang penuh darah katanya minta dibacakan Surat Yasin selama 40 balikan. Saya langsung ke rumah saudara saya dan langsung menggelar yasinan," ungkapnya.

Yeti Mulyati juga menuturkan dirinya dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan tambahan terkait tewasnya dari adik serta keponakannya secara tragis tersebut.

"Saya bersama dengan adik saya terus bersama Yoris juga dihubungi pak polisi, katanya mau dimintain keterangan tambahan," kata Yeti saat ditemui dikediamannya, Minggu (29/8/2021).

Yeti Mulyati (60) saat menunjukan foto keluarga dari Tuti korban pembunuhan di Subang, Minggu (29/8/2021). (TribunJabar)
Menurut Yeti, untuk pertanyaan yang dilayangkan pihak kepolisian tersebut kaitan dengan aktivitas keseharian dari adik bersama keponakannya itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved