Ibu dan Anak Tewas di Alphard

Yosef Merasa Terpojok, Publik Sudah Menuduh Dialah Pembunuh Ibu dan Anak yang Mayatnya di Alphard

Yosef merasa terpojokan setelah publik menduga dirinya pembunuh ibu dan anak yang mayatnya ditemukan di bagasi Alphard.

Tribu Jabar / Dwiki
Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat disalah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Yosef merasa terpojokan setelah publik menduga dirinya pembunuh ibu dan anak yang mayatnya ditemukan di bagasi Alphard.

Sudah 11 hari kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang belum juga terungkap pelakunya.

Sebanyak 25 orang saksi telah diperiksa terkait dengan tewasnya Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Selain anak istrinya meninggal dengan cara mengenaskan, kini dirinya pun manjadi salah satu yang paling dicurigai sebagai pelakunya.

Jasad kedua korban ditemukan tertumpuk di bagasi mobil Alphard di rumahnya di Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, 18 Agustus 2021.

"Jelas Pak Yosef sangat down kondisinya saat ini soalnya kan dia merasa terpojok dengan kondisi pascaistri dan anaknya meninggal dunia secara tidak wajar itu," kata kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Minggu (29/8/2021).

Menurut Rohman, banyak asumsi-asumsi liar dari masyarakat saat ini yang mengaitkan kliennya sebagai terduga pelaku.

"Maka dari itu, tugas kita sebagai kuasa hukum yaitu mendampingi klien yang saat ini hanya menjadi saksi dari kasus ini," ujarnya.

Rohman juga menjelaskan, psikologis dari seseorang pada umumnya tentu akan terganggu apabila banyak pihak yang seperti memojokkan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved