Profil dan Biodata Artis

Biodata Vicki Zhao, Aktor Tiongkok yang Konten dan Media Sosialnya Dihapus Pemerintah

Berikut profil aktor Tiongkok Zhao Wei atau biasanya dikenal dengan Vicky Zhao, yang konten dan media sosialnya dihapus oleh pemerintah. 

Instagram/zhaoweiofficial
Profil Vicki Zhao, pemeran Putri Huan Zhu yang namanya dihapus dari konten dan media sosial di Tiongkok 

TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut profil aktor Tiongkok Zhao Wei atau biasanya dikenal dengan Vicky Zhao, yang konten dan media sosialnya dihapus oleh pemerintah. 

Tindakan keras pemerintah Tiongkok terhadap industri hiburan dan tindakan berlebihan budaya penggemar selebriti kembali memakan korban.

Kali ini, sebagaimana mengutip dari Kompas.com, nama aktor Vicky Zhao hilang dari berbagai situs web teratas untuk menonton drama TV Tiongkok.

Aktor bernama asli Zhao Wei terkenal dengan drama Tiongkok-Taiwan Romance in the Rain atau biasanya dikenal sebagai Kabut Cinta.

Ini benar-benar mengejutkan media sosial di sana.

Pasalnya Vicky termasuk antara selebriti Tiongkok teratas.

Di Weibo saja (Twitter-nya Tiongkok), aktor ini punya lebih dari 85,6 juta pengikut.

Ini terjadi selepas rentetan skandal pada beberapa bulan terakhir yang menjatuhkan penghibur terbesar Tiongkok semisal penyanyi Kris Wu hingga aktor Zhang Zhehan.

Pada Kamis (26/8/2021), semua yang terkait dengan Vicky Zhao di platform media sosial Tiongkok seperti Weibo telah dihapus.

Namanya dihapus dari kredit film dan program TV, dan semua konten yang menampilkannya.

Film, TV, penampilan acara obrolan, dan banyak lagi yang menampilkan nama dan wajah Vicki Zhao, telah dihapus dari semua situs streaming utama seperti Tencent Video dan iQiyi.

Tak hanya itu, semua diskusi tentang bintang film Chinese Odyssey 2002 ini di media sosial juga disensor.

Foto Vicki Zhao
Foto Vicki Zhao (Instagram/zhaoweiofficial)

Surat kabar pemerintah China, The Global Times melaporkan tidak ada alasan resmi yang diberikan untuk tindakan menghapus kehadiran dan pekerjaan bintang serial Putri Huan Zhu itu dari Internet.

Global Times hanya mengatakan mereka menerima permintaan penghapusan dalam waktu singkat dan tanpa alasan yang jelas.

Tetapi itu memunculkan kembali tuduhan lama tentang ketidakwajaran keuangan dan sejumlah skandal lainnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved