Perbedaan Kartu ATM Magnetic Stripes dengan Kartu ATM chip, Inilah Alasan Mengapa Harus Diganti
Tahun ini beberapa bank di Indonesia mulai mengganti kartu ATM yang tadinya berbasis magnetic stripes menjadi chip. Hal ini dilakukan guna memberi pe
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Perbedaan Kartu ATM Magnetic Stripes dengan Kartu ATM chip, Inilah Alasan Mengapa Harus Diganti.
Tahun ini beberapa bank di Indonesia mulai mengganti kartu ATM yang tadinya berbasis magnetic stripes menjadi chip.
Hal ini dilakukan guna memberi pelayanan yang lebih maksimal kepada para nasabah di Indonesia.
Mengutip Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, Senin (22/3/2021), ada beberapa perbedaan antara kartu ATM magnetic stripes dengan kartu ATM chip.
Berikut beberapa perbedaannya:
1. Penggandaan kartu
Kartu ATM berbasis magnetic stripes mudah digandakan karena data nomor kartu, expire date, nama nasabah, dan lainnya disimpan pada magnetic stripes.
Terminal dan bank host pun tidak dapat memastikan keaslian kartu yang digunakan pada saat transaksi.
Sedangkan kartu berbasis chip tidak mudah digandakan karena data yang disimpan dapat lebih banyak di dalam chip yang memiliki CPU, memory, sistem operasi, aplikasi, dan fungsi kriptografi.
Lalu, keaslian kartu dapat dipastikan dengan metode Offline CAM dan Online CAM.
2. Fisik Kartu
Jenis dua kartu ATM tersebut juga bisa dikenali dari sisi fisiknya.
Secara fisik, kartu ATM yang masih berbasis magnetic stripes memiliki pola garis hitam memanjang pada bagian belakang kartu.
Pita hitam di bagian belakang kartu itu menyimpan data dan akan terbaca ketika kamu melakukan transaksi.
Bila pita hitam pada kartu ATM berbasis magnetic stripes rusak, maka kartu ATM sulit terbaca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/atm-bri-chip_20181025_141237.jpg)